Indonesia Tertinggi Ke-2 ASEAN Pengeluaran Untuk Mobile Games

  • 20 Okt 2025 05:28 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Indonesia menjadi pasar game terbesar ketiga di dunia untuk mobile gaming berdasarkan unduhan, dengan sekitar 185 juta pemain aktif yang diperkirakan akan terus bertambah. Tak hanya bermain game saja, pemain pun biasanya diminta melakukan pembelian dalam game (in-app purchase) untuk meningkatkan pengalaman bermainnya seperti mendapatkan karakter, skin karakter, energi atau stamina, dan sebagainya.

Menurut Sensor Tower, Thailand memimpin dalam pendapatan mobile game di Asia Tenggara dengan jumlah pembelian dalam game sebesar US$162 juta pada Kuartal I 2025. Hal ini dikarenakan infrastruktur pembayaran digital di Thailand yang kuat dan penerimaan budaya yang lebih besar terhadap pengeluaran biaya dalam aplikasi.

Indonesia berada pada posisi kedua dengan jumlah pembelian dalam mobile game sebesar US$118 juta, naik 1% dibandingkan kuartal sebelumnya. Malaysia mengisi urutan ketiga yang mengalami kenaikan pendapatan mobile game sebesar 7% dengan jumlah US$103 juta.

Lebih lanjut, Singapura berada pada deretan keempat dengan jumlah pengeluaran masyarakatnya untuk mobile game mencapai US$94 juta. Posisinya disusul Filipina dengan jumlah pembelian dalam mobile game sebesar US$73 juta, meskipun turun 2% dari tahun sebelumnya.

Menurut statistik pendapatan game seluler untuk tahun 2025, industri ini menghasilkan lebih dari $111 miliar secara global, menyumbang lebih dari separuh total pendapatan game. Angka ini bukan sekadar rekor; ini bukti bahwa game seluler telah menjadi tulang punggung finansial dunia hiburan. Pasar game seluler resmi melampaui angka $120 miliar, menyumbang lebih dari separuh pendapatan industri video game di seluruh dunia. Proyeksi memperkirakan angka ini akan meningkat antara $120 dan $130 miliar pada tahun 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....