Film Terlaris Indonesia 2007–2025, Rekor Terbaru Pecah 2025
- 30 Agt 2025 18:24 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Industri perfilman Indonesia terus mencatatkan capaian gemilang dari tahun ke tahun. Berdasarkan data resmi dari FilmIndonesia.or.id, sejumlah film berhasil menembus jutaan penonton dan bahkan mencetak rekor sejarah baru. Dari Get Married (2007) yang menguasai layar lebar era 2000-an hingga Jumbo (2025) yang kini menjadi film terlaris sepanjang masa, tren penonton menunjukkan peningkatan signifikan dalam hampir dua dekade terakhir.
Pada tahun 2007, film Get Married mencatat 1,38 juta penonton, menjadikannya film terlaris tahun tersebut. Dua film lain, Nagabonar Jadi 2 (1,24 juta) dan Quickie Express (1,01 juta), juga memperlihatkan kebangkitan sinema nasional di tengah gempuran film impor.

Poster Film 'Get Merried' (Foto : Wikipedia)
Tahun 2022 menjadi tonggak penting dengan hadirnya KKN di Desa Penari yang menggemparkan publik. Film horor yang diangkat dari kisah viral ini sukses mengumpulkan lebih dari 10 juta penonton—rekor tertinggi saat itu. Disusul oleh Pengabdi Setan 2: Communion (6,39 juta) dan remake Miracle in Cell No 7 (5,86 juta), industri film tanah air kembali terbukti mampu menembus angka fantastis.

Poster Film 'KKN di Desa Penari' (Foto : Instagram/kknmovie)
Tren horor masih mendominasi pada 2023. Sewu Dino berhasil menarik 4,89 juta penonton, diikuti Di Ambang Kematian (3,30 juta) dan drama religi Air Mata di Ujung Sajadah (3,12 juta). Genre horor terbukti konsisten menjadi magnet besar bagi penonton Indonesia.

Poster Film 'Sewu Dino' (Foto : Instagram/cinema.21)
Fenomena terjadi pada 2024 ketika film komedi Agak Laen mencatat 9,12 juta penonton. Angka ini menjadikannya film komedi terlaris dalam sejarah perfilman Indonesia. Dua film lain yang juga mencuri perhatian adalah Vina: Sebelum 7 Hari (5,81 juta) dan Kang Mak: from Pee Mak (4,86 juta).

Poster Film 'Agak Laen' (Foto : Instagram/theaterindonesia)
Tahun 2025 mencetak sejarah baru lewat film animasi Jumbo yang ditonton lebih dari 10,19 juta penonton, menggeser rekor KKN di Desa Penari. Keberhasilan Jumbo sekaligus menandai tonggak baru bagi animasi Indonesia yang mampu bersaing dengan film live action. Sementara itu, Pabrik Gula (4,72 juta) dan Petaka Gunung Gede (3,24 juta) melengkapi daftar tiga besar film terlaris tahun ini.

Poster Film Jumbo (Foto : Instagram/visinemaid)
Lonjakan penonton dari 1 juta di 2007 menjadi lebih dari 10 juta di 2025 menunjukkan peningkatan daya tarik film nasional. Variasi genre—mulai dari horor, drama religi, komedi, hingga animasi—menjadi bukti bahwa perfilman Indonesia semakin kaya dan mampu menjangkau segmen penonton yang luas.
Dengan pencapaian Jumbo, industri film Indonesia optimistis memasuki era baru yang tidak hanya mengandalkan horor dan drama, tetapi juga mampu menghadirkan karya animasi berskala besar yang digemari jutaan penonton.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....