Puluhan OAP Ikut Pelatihan Pembuatan Kerupuk Berbahan Ikan
- 24 Mar 2026 18:51 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Pemerintah Daerah Biak Numfor melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, menggelar pelatihan olahan Ikan menjadi kerupuk bagi pelaku industry kecil menengah (IKM) Orang Asli Papua bertempat di Sentra IKM Disperindag Kampung Manswam pada Selasa, 24 Maret 2026.
Pelatihan yang berlangsung 4 hari, terhitung mulai 24 hingga 27 Maret 2026 itu, dibuka secara resmi Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor, Markus Ronsumbre, dihadiri 30 peserta pelaku IKM tersebar di wilayah Distrik Biak Kota dan sekitarnya.
“Kabupaten Biak Numfor memiliki dua sektor unggulan salah satunya yaitu sektor kelautan dan perikanan, sehingga kami lebih mengutamakan pengolahan ikan menjadi kerupuk, karena bahan baku yang dibutuhkan lebih mudah didapatkan,” ujar Sekretaris Disperindag Biak, Markus Ronsumbre
Markus Ronsumbre di selah pelatihan kepada awak media mengatakan, pelatihan olahan Ikan menjadi kerupuk bertujuan, untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga dan memanfaatkan potensi perikanan lokal yang melimpah.
Selain itu, memberikan ketrampilan wirausaha bagi mama- mama Papua, agar dapat mendirikan usaha mikro kecil di tingkat rumah tangga, dengan cara pengolahan hasil perikanan yang baik, aman dikonsumsi dan mempertahankan gizi ikan serta strategi pemasaran.
Diharapkan melalui pelatihan ini, pelaku industry kecil menengah dapat memperoleh tambahan ilmi sekaligus menjadi bekal untuk diaplikasikan demi meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.
“Intinya proses pembuatan kerupuk dari bahan Ikan di olah sedemikian rupa, sehingga pada akhir produk nanti, akan menghasilkan kerupuk yang renyah, gurih dan mengembang sempurnah saat di goreng, bahkan memiliki aroma serta rasa ikan yang khas,” ujarnya

Sekretaris Disperindag
Salah seorang peserta pelatihan Corlina Ronsumbre mengatakan, kegiatan ini sangat positif dan merasa terbantu, karena memberikan ketrampilan baru bagi mama- mama Papua mengolah hasil laut menjadi produk bernilai ekonomis sehingga menambah penghasilan rumah tangga.
Diakui pemerintah daerah telah memberikan perhatian serius terhadap para pelaku Industri Kecil Menengah atau IKM khusus Orang Asli Papua, melalui berbagai macam pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan dalam berwirausaha.
Ia berharap kedepan pemerintah daerah tidak hanya membuat pelatihan semata, namun di baringi pemberian bantuan modal usaha bagi para pelaku IKM OAP yang benar- benar membutuhkan sehingga dapat mengembangkan skala usahanya, meningkatkan daya saing produksi serta mandiri secara ekonomi.
“Saya berjualan di pasar mama – mama Papua di jalan selat makasar, namun yang saya liat mereka yang berjualan di situ sebagian besar dari luar Biak (Manokwari) sementara mama- mama papua yang mendapat bantuan modal usaha melalui dana otsus itu, mereka tidak ada, jadi saya sarankan untuk pemerintah daerah agar ada tim yang monitor ke pasar – pasar, sehingga mereka yang suda terima bantuan, namun tidak berjualan kedepan tidak lagi diberikan bantuan,” ucap Corlina Ronsumbre

Corlina.
Pelatihan olahan Ikan menjadi kerupuk bagi pelaku industry kecil menengah (IKM) Orang Asli Papua di dukung dengan penyediaan peralatan yang cukub memadai, bahkan menghadirkan Instruktur berkualitas langsung dari Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....