Sebanyak 200 Pengusaha OAP Ikut Bimtek Di Biak

  • 24 Jul 2025 20:13 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua, Debora Salosa atas nama Pj Gubernur Papua membuka secara resmi bimbingan teknis mitigasi risiko pengadaan barang dan jasa bagi pelaku usaha orang asli Papua dan bimbingan teknis penyusunan bukti dukung tingkat kematangan UKPBJ Proaktif level III se- Provinsi Papua bertempat di Swiss-belhotel Cenderawasih Biak.

“Saya berpesan kepada pelaku usaha Orang Asli Papua, untuk dapat mengikuti bimtek secara aktif, sehingga mampu memitigasi resiko dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ujar Pj Gubernur Provinsi Papua Dokter, Doktorandus Agus Fatoni, M. Si dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Debora Salosa Rabu,(24/7/2025)

Selain itu, menjadi pelaku usaha yang aktif, mampu mempertanggung jawabkan kontrak pekerjaan sesuai ketentuan dan syarat yang telah ditetapkan.

Sementara bagi unit kerja pengadaan barang dan jasa se- Provinsi Papua, melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan siknifikan terhadap model kematangan UKPBJ, sekaligus mempersiapkan segla bukti dukung dan syarat domain dan fariabel menuju UKPBJ sebagai pusat keunggulan pengadaan barang dan jasa yang efektif.

Dikatakan, UKPBJ kota dan kabupaten harus mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas, sehingga mampu mencapai target indeks tata kelolah pengadaan minimal kategori baik.

Kepada para bupati dan wali kota, hendaknya memberikan dukungan dan pembinaan kepada pelaku usaha orang asli papua, agar mampu berkompetensi serta dalam UU atau Perpres 17 yaitu wajib merencanakan kegiatan sebanyak mungkin dalam rangkah pembinaan bagi pelaku usaha orang asli Papua.

“Saya berharap bimtek yang kita lakukan ini, dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan pengusaha OAP di Papua,” ujarnya

Peserta bimtek.

Sebelumnya Asisten II Setda Biak Numfor, Otto Wanggai atas nama Bupati Kabupaten Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya bimbingan teknis mitigasi resiko pengadaan barang dan jasa bagi pelaku usaha orang asli Papua dan bimbingan teknis penyusunan bukti dukung tingkat kematangan UKPBJ Proaktif level III se- Provinsi Papua di Biak.

Dikatakan dua kegiatan ini sangat penting dan wajib dilaksanakan, untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing serta pengetahuan dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah, khusus melalui sistem elektronik.

Peningkatan ketrampilan dan pemahaman terhadap pengadaan barang dan jasa, diharapkan sebagai salah satu upaya untuk menyiapkan pengusaha OAP menghadapi tantangan dan peluang dalam pengadaan barang dan jasa serta berkontribusi akti dalam berbagai aspek pembangunan di daerah.

“Bimtek ini memiliki peran strategis dan memberdayakan pengusaha orang asli Papua, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tanah Papua, kita berharap pengusaha OAP kedepan lebih mandiri dan sejahterah, dan berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan di daerah,” kata Asisten II Otto Wanggai atas nama Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra

Ketua Panitia Sona Musaat dalam laporanya menyebutkan, kegiatan berlangsung dua hari, di ikuti 200 peserta pengusaha Orang Asli Papua perwakilan dari Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Waropen dan Kabupaten Kepulauwan Yapen, dengan menghadirkan pembicara berkompeten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....