Pengusaha Lokal Mengeluh Telur Didatangkan Dari Luar Biak

  • 08 Mar 2025 17:01 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Asosiasi pengusaha peternak ayam petelur di Kabupaten Biak Numfor, akhir – akhir ini mulai menjerit akibat sejumlah oknum pengusaha, mendatangkan stok telur ayam dari luar daerah ke Biak untuk dipasarkan dengan harga yang murah, mengakibatkan pengusaha lal mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil produksinya.

“Kami berharap kondisi ini tidak berlangsung lama, karena sangat mengganggu kami pengusaha local, oleh sebab itu pemerintah daerah harus mengambil tindakan untuk menghentikan para distributor yang mendatangkan telur dari luar,” ujar Ketua Asosiasi pengusaha peternak ayam petelur Kabupaten Biak Numfor Tery Sroyer Sabtu,(8/3/2025)

Tery Sroyer meminta pemerintah daerah dalam hal ini Dinas atau instansi terkait untuk mengambil langkah cepat membatasi pengusaha yang mendatangkan telur ayam dari luar daerah ke Biak, guna melindungi pengusaha lokal agar dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Ia mengatakan, pemasukan telur ayam dari luar secara leluasa ke Biak ini, jika tidak disikapi secara serius oleh pemerintah daerah, dikhawatirkan kedepan menimbulkan persoalan antara pengusaha ayam petelur lokal dan distributor.

Menurut Tery Sroyer, dalam waktu dekat, asosiasi pengusaha peternak ayam petelur di Kabupaten Biak Numfor akan menemui Bupati Biak Numfor, sebagai pejabat pengambil kebijakan, guna mencari solusi terbaik terkait persoalan yang dihadapi saat ini.

Ketua Asosiasi Pengusaha telur lokal, Tery Sroyer.

“Kami sedang meningkatkan produksi telur lokal, namun yang menjadi kendala bagi kami saat ini yaitu, banyak telur yang didatangkan dari luar daerah, bahkan dijual dengan harga murah, sehingga hasil produksi kami mengalami penumpukan alias kurang laku dipasaran, harapan kami pemerintah daerah bisa membantu kami dengan menerbitkan instruksi agar telur dari luar dihentikan, sehingga kami leluasa melayani masyarakat kita dengan telur lokal yang berkualitas,” ujarnya

Ditambahkan, sesuai pantauan dilapangan banyaknya stok telur ayam yang didatangkan dari luar daerah, tidak berkualitas karena proses penyimpanannya memakan waktu cukub lama, sehingga dijual dengan harga murah.

Ia berharap pemerintah daerah menerbitkan rekomendasi pemberhentian mendatangkan telur ayam dari luar daerah ke biak dan menggencarkan gerakan beli telur local, sehingga produksi pengusaha local terserap di pasaran.

Kepada distributor yang mendatangkan telur dari luar daerah diharapkan pula agar segera dihentikan dan bergabung bersama asosiasi pengusaha peternak ayam petelur lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....