Tips Aman Ikut Arisan Online agar Tidak Jadi Korban

  • 25 Agt 2026 19:31 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak- Maraknya arisan online membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap modus penipuan berkedok investasi atau arisan. Arisan bodong biasanya menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat dengan sistem yang tidak jelas. Pelaku juga kerap menggunakan media sosial dan grup percakapan untuk menarik banyak anggota.

Di lansir dari CNN, Salah satu tanda arisan bodong adalah adanya janji keuntungan yang tidak masuk akal. Peserta biasanya dijanjikan uang berlipat atau pencairan dalam waktu sangat cepat tanpa penjelasan mengenai sumber dana. Calon peserta sebaiknya tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar, terutama jika risikonya tidak dijelaskan secara transparan.

Ciri lainnya adalah pengelola tidak memiliki identitas dan legalitas yang jelas. Sebelum bergabung, masyarakat perlu mencari tahu siapa pengelolanya, bagaimana mekanisme arisan, serta ke mana dana peserta disalurkan. Rekening pribadi yang digunakan untuk menampung dana peserta juga patut menjadi perhatian.

Untuk menghindari arisan bodong, masyarakat disarankan tidak terburu-buru menyetor uang hanya karena mendapat ajakan dari teman atau melihat testimoni anggota lain. Periksa rekam jejak pengelola, baca seluruh aturan, dan pastikan sistem pembayaran serta pencairan dana dapat dijelaskan secara terbuka. Jika terdapat tekanan untuk segera mentransfer uang, sebaiknya batalkan keikutsertaan.

Masyarakat juga perlu berhati-hati jika pengelola mulai meminta biaya tambahan dengan alasan pajak, administrasi, atau pencairan dana. Jika sudah terlanjur menjadi korban, segera simpan bukti percakapan dan transaksi, lalu laporkan kepada pihak berwenang. Sikap teliti dan tidak mudah percaya pada tawaran keuntungan instan menjadi langkah penting untuk mencegah kerugian akibat arisan bodong.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....