Bukan Harga Murah, Ini yang Diprioritaskan Gen Z saat Belanja

  • 30 Jun 2026 09:44 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Perilaku belanja Generasi Z terus mengalami perubahan. Jika dulu harga sering menjadi pertimbangan utama, kini generasi muda cenderung melihat berbagai aspek lain sebelum memutuskan membeli suatu produk.

Dikutip dari artikel IDN Times, Gen Z kini lebih mengutamakan pengalaman pengguna, kualitas produk, hingga nilai yang dibawa sebuah merek dibanding hanya mencari harga paling murah. Perubahan ini dipengaruhi oleh kemudahan mengakses informasi melalui berbagai platform digital.

Lebih Percaya pada Pengalaman Pengguna

Sebelum membeli suatu produk, Gen Z umumnya mencari ulasan dari pengguna lain. Mereka membaca review, menonton video penggunaan produk, hingga melihat komentar di media sosial untuk mendapatkan gambaran yang lebih nyata.

Bagi mereka, pengalaman konsumen dianggap lebih jujur dibandingkan iklan yang dibuat oleh perusahaan. Karena itu, ulasan positif maupun negatif menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan.

Nilai Produk Lebih Penting daripada Harga Murah

Harga tetap menjadi pertimbangan, tetapi bukan satu-satunya faktor. Gen Z lebih fokus pada manfaat yang akan diperoleh dari sebuah produk, seperti kualitas, daya tahan, dan kemudahan penggunaan.

Mereka rela membayar lebih jika merasa produk tersebut memberikan nilai yang sepadan dengan uang yang dikeluarkan.

Membandingkan Informasi dari Berbagai Platform

Sebelum berbelanja, Gen Z biasanya memanfaatkan beberapa platform sekaligus. Marketplace digunakan untuk membandingkan harga, media sosial untuk melihat pengalaman pengguna, sementara mesin pencari dimanfaatkan untuk mengetahui spesifikasi maupun reputasi produk.

Kebiasaan ini membuat keputusan pembelian menjadi lebih matang karena didasarkan pada berbagai sumber informasi.

Identitas Brand Ikut Menjadi Pertimbangan

Selain kualitas produk, Gen Z juga memperhatikan nilai dan identitas sebuah merek. Mereka cenderung menyukai perusahaan yang transparan, memiliki komunikasi yang baik dengan pelanggan, serta menunjukkan kepedulian terhadap isu sosial maupun lingkungan.

Kepercayaan terhadap sebuah brand dapat menjadi alasan konsumen kembali membeli produk di masa mendatang.

Keaslian Informasi Lebih Diprioritaskan

Di tengah derasnya arus informasi digital, Gen Z semakin kritis terhadap promosi. Mereka lebih menyukai konten yang menampilkan kelebihan sekaligus kekurangan produk secara jujur dibandingkan iklan yang hanya menonjolkan sisi positif.

Keaslian informasi menjadi salah satu faktor yang membangun kepercayaan sebelum melakukan transaksi.

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara generasi muda berbelanja. Dikutip dari artikel IDN Times, keputusan pembelian Gen Z kini tidak lagi didasarkan pada harga semata, tetapi juga dipengaruhi oleh pengalaman pengguna, kualitas produk, serta nilai yang dimiliki sebuah merek.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....