Pasar Digital Hanya Pilihan Bukan Meniadakan Transaksi Tunai

  • 09 Mei 2026 18:49 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Biak Numfor, Gunadi mengatakan, peluncuran pasar digital darfuar sebagai upaya pemerintah daerah bersama perbankan dalam menghadirkan alternatif transaksi pembayaran non tunai yang lebih praktis, aman, dan efisien bagi masyarakat.

Transformasi pasar digital atau pembayaran non tunai bagi masyarakat dan pelaku usaha ini, hanya merupakan sebuah pilihan semata, tanpa menghilangkan cara pembayaran tunai, sehingga tergantung pilihan masyarakat ingin menggunakan tarnasaksi yang mana.

“Peluncuran pasar digital ini sama sekali tidak mewajibkan masyarakat bertransaksi menggnakan metode pembayaran secara non tunai melalui QRIS dan transfer perbankan, namun bebas memilih menggunakan metode pembayaran secara tunai maupun non tunai,” ujar Kepala BPKAD Kabupaten Biak Gunadi, pada Jumat, 8 Mei 2026

Menurut Gunadi, transaksi secara non tunai, memiliki sejumlah keuanggulan dibanding transaksi secara tunai, bahkan lebih praktis, cepat dan mampu meminimalisir risiko kesalahan, terutama peredaran uang palsu, serta membayar uang pas dan tidak perlu menunggu uang kembalian.

Gunadi menambahkan, peluncuran pasar digilat ini, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dan Perbankan yang terakomodir dalam tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) dalam memberikan edukasi serta layanan transaksi non tunai bagi masyarakat disesuaikan perkembangan teknoligi saat ini, sekaligus menjadi ukuran kemajuan masyarakat Biak Numfor, agar tidak ketinggalan

Ia membandingkan, sebelum pasar digital darfuar di luncurkan, sebagian besar pelaku usaha dan masyarakat telah menggunakan transaksi non tunai, namun setelah pasar digital di luncurkan, justru minat pedagan dan masyarakat dalam mengguunakan layanan transaksi digital lebih meningkat lagi.

“Peluncuran pasar digital ini, bukan mengharuskan dan mewajibkan setiap masyarakat untuk berbelanja menggunakan Qris, namun hanya ingin mengubah kebiasaan dari sekedar bisa menggunakan, menjadi aktif menggunakan transaksi non tunai,” ujarnya

Kepala BPKAD Kabupaten Biak Gunadi atas nama pemerintah berharap, masyarakat lebih dewasa dan bijak dalam menyikapi setiap program yang diluncurkan pemerintah, karena sejatihnya tidak ada pemerintah yang ingin menyusahkan masyarakatnya sendiri

Selain itu, masyarakat tidak mudah terprovikasi oleh berita bohong atau narasi negatif yang dihembuskan oleh oknum masyarakat tidak bertanggung jawab, melalui media sosial, karena ingin mencari popularitas dan memperkeruh suasan di daerah.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....