Perputaran Ekonomi Di Biak 6 Bulan Terakhir Menurun
- 11 Jul 2025 17:48 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Ketua Komisi II DPRK Biak Numfor bidang ekonomi, pembangunan dan Anggaran, Nicolaas Otto Koo angkat bicara menyikapi rendahnya perputaran ekonomi di Biak dalam beberapa bulan terakhir ini, akibat kebijakan pemerintah Pusat melakukan efisensi anggaran secara besar- besaran di seluruh kaupaten kota di Indonesia termasuk Kabupaten Biak Numfor.
“Perputara ekonomi di biak memang dalam beberapa bulan terakhir ini sangat menurun, dibanding tahun sebelumnya, dan rata – rata pelaku UMKM dan para nelayan, sopir angkutan umum dan tugang ojek mengakui itu,” ujar Ketua Komisi II DPRK Biak Numfor Nicolaas Otto Koo Rabu,(8/7/2025)
Dikatakan, sesuai hasil monitoring dilapangan, pengusaha UMKM tersebar di wilayah kota Biak, termasuk para nelayan rata – rata mengeluh akibat daya beli masyarakat menurun, bahkan lebih parahnya lagi kurangnya lapangan pekerjaan.
Disisi lain, aktifitas ekonomi masyarakat pada malam hari disejumlah titik keramian yang pada tahun sebelumnya sangat ramai, namun kini mulai sepi, akibat dari kebijakan pemerintah pusat melakukan pemangkasan anggaran daerah.
Menurut Nicolaas Otto Koo, Kabupaten Biak Numfor memiliki dua sektor unggulan yakni perikanan dan pariwisata, berpotensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, namun belum dikelolah secara mksimal, karena minimnya ketersediaan dana.
“Sebelumnya banyak projek jalan dan menyerap bayak tenaga kerja, tetap saat ini tidak ada proyek pengangguran banyak. memang sektor perikanan dan pariwisata bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, namun banyak destinasi wisata yang tida tertata baik, kurang ada pendampingan bagi para nelayan termasuk bantuan, semua ini berdampak pada rendahnya perputaran uang di daerah,” ujarnya
Anggota legistatif ini mengatakan,kondisi perekonomian di Kabupaten Biak Numfor memprihatinkan, karena ditengah minimnya perputaran ekonomi, kurangnya lapangan kerja bagi masyarakat, daya beli berkurang, namun disisi lain harga barang di pasaran meningkat.
Nicolaas Otto Koo, menegaskan, kondisi ini apabila dibiarkan berlarut lama, jutru berdampak buruk terhadap kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.
Ia berharap, pemerintah pusat, dapat memberikan perhatian serius terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Biak Numfor, melalui bantuan dana guna pengembangan sektor ekonomi potensial atau program pemberdayaan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....