Gereja Daud Yosafat Kakur Galang Dana Lewat Budaya
- 11 Jun 2025 06:04 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Jemaat GKI Daud Yosafat Kakur Klasis Biak Timur menggelar aksi pengumpulan dana pembangunan pagar gereja secara mandiri, dikemas dalam budaya barapen dan menangkap ikan secara tradisional atau snapom.
"Saya atas nama pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi kepada warga gereja yang telah berusaha untuk menggalang dana melalui berbagai kegiatan positif untuk menopang penyelesaian membangun pagar gereja," ujar Bupati Biak Markus Oktavianus Mansnembra Selasa, (10/6/2025)
Tradisi barapen dan snapmor yang dilaksanakan ini melibatkan seluruh warga jemaat setempat dan dihadiri masyarakat kampung sekitar, Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, Ketua DPRK, Plt Sekda serta pimpinan OPD beserta staf dan masyrakat dari berbagai kalangan,
Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra dalam sambutanya menyampaikan apresiasi kepada warga gereja dan panitia pembangunan atas semangat gotong royong dan kemandirian yang ditunjukan, melalui budaya masyarakat Biak, dengan tujuan menjaga dan melestarikan adat istiadat dan budaya asli.
Dikatakan, aksi penggalangan dana secara mandiri yang dilakukan warga jemaat GKI Daud Yosafat Kakur patut diapresiasi dan di tiru warga jemaat lainnya, upaya menjawab kebutuhan gerja,
Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra sebagai anak GKI, dalam kesempatan tersebut memberikan bantuan dana sebesar Rp.50 Juta untuk mendukung penyelesaian pembangunan pagar gereja ditandai pemasangan batu bata perdana sebagai symbol dimulainya pembangunan pagar gereja tersebut.
Ia berharap, bantuan yang diberikan, jangan dinilai dari seberapa besarnya, namun bentuk perhatian pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan warga jemaat setempat, demi hormat dan kemuliaan bagi Tuhan.
"Snapmor adalah tradisi yang kaya makna. Selain sebagai bagian dari kearifan lokal, kegiatan ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini bisa dikomunikasikan lebih awal, agar pemerintah daerah dapat membantu dalam hal publikasi dan mendatangkan wisatawan,” ujarnya
Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra usai meletakan batu bata perdana pembangunan pagar gereja, dilanjutkan membuka barapen dan snapmor sebagai tanda dibukanya masa sasi yaitu periode dimana pengambilan hasil laut kembali, setelah sebelumnya ditutup sementara demi pelestarian sumber daya alam.
Ia berharap tradisi masyarakat Biak Numfor semaca ini, dilakukan rutin setiap tahun dengan melibatkan pemerintah daerah, sehingga tetap lestari dan dikenal secara luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....