Perluasan Penggunaan QRIS di Jepang & China

  • 01 Jun 2025 19:39 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Pemerintah melalui Bank Indonesia memperluas pemanfaatan sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) ke dua negara besar di Asia, yaitu Jepang dan China, mulai 17 Agustus 2025. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah transaksi bagi pelaku usaha dan wisatawan Indonesia yang bepergian ke luar negeri.

Sebelumnya, QRIS telah lebih dulu diterapkan di Thailand (29 Agustus 2022), Malaysia (8 Mei 2023), dan Singapura (17 November 2023). Dengan tambahan dua negara baru ini, QRIS kini bisa digunakan di lima negara di kawasan Asia.

Perluasan Penggunaan QRIS di Negara Lain (Foto : Antara)

Untuk menggunakan QRIS di luar negeri, pengguna cukup:

  1. Membuka aplikasi pembayaran yang kompatibel di negara tujuan.
  2. Memindai (scan) kode QRIS dan memasukkan nominal dalam rupiah.
  3. Mengonfirmasi tujuan pembayaran dalam mata uang lokal.
  4. Memasukkan PIN untuk menyelesaikan transaksi.

Langkah ini dinilai praktis, aman, dan cepat, serta mengurangi kebutuhan membawa uang tunai saat bepergian ke luar negeri. Sistem ini juga dilindungi oleh Bank Indonesia sehingga pengguna mendapat jaminan keamanan dan standar yang konsisten.

Transaksi QRIS Terus Meningkat. Data dari Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) menunjukkan bahwa penggunaan QRIS terus tumbuh signifikan:

  • Tahun 2021: 12 juta pengguna, nilai transaksi Rp27,7 triliun.
  • Tahun 2022: 29 juta pengguna, Rp100 triliun.
  • Tahun 2023: 46 juta pengguna, Rp230 triliun.
  • Tahun 2024: 55 juta pengguna, Rp659 triliun.
  • Kuartal I 2025: 56 juta pengguna, Rp262 triliun.

Langkah ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem pembayaran digital global, serta mendukung kemudahan dan efisiensi transaksi lintas negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....