Fakta Menarik Bambu Runcing

  • 12 Agt 2024 13:00 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Bambu runcing memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Dari sejarah kita belajar bahwa bambu runcing merupakan senjata tradisional bangsa indonesia dalam perang melawan penjajah asing. Walau hanya menggunakan bambu runcing dan bukan senjta moderen, terbukti efektif ketika memerangi penjajah asing serta membuahkan hasil yang sangat mempengaruhi kemerdekaan Indonesia. Bambu runcing ternyata mempunyai beberapa fakta menarik sperti yang di lansir dari tribunnews.com sebagai berikut:

Bambu Runcing Identik Dengan Perjuangan Kemerdekaan

Senjata sederhana ini yang di buat dengan ruas atasnya di runcingkan hingga lancip namun sangat bisa menyakitkan bagi penjajah negri ini. Kita bisa lihat dari film-film dokumenter dan film perjuangan kemerdekaan selalu terlihat bambu runcing sebagai senjata.

Senjata Yang Ditakuti Pasukan Belanda

Senjata sederhana yang satu ini memang bukan senjata moderen, tapi yang membuat pasukan Belanda takut ketika terkena tusukan bambu runcing merasakn sakit terlebih dahulu sebelum mati ditamabah lagi racun yang menempel pada bambu runcing yang membuat orang yang terkena dapat merasakn sakit yang sangat amat luar biasa.

Jepang Memanfaatkan Bambu Runcing Untuk Menghadapi Sekutu

Pada zaman pendudukan jepang bambu runcing dikembangkan sebagai senjata untuk menghadapi musuh yang terjun dari udara, disebut orang jepang sebagai Takeyari. Banyak rakyat Indonesia pria dan wanita di latih menggunakan takeyari bahkan semakin intens pelatihan dari jepang pada saat jepang terdesak dari sekutu.

Monumen Bambu Runcing Di Surabaya Untuk Mengenang Jiwa Patriotisme

Kota surabaya membangun monumen bambu runcing di sudut kotanya untuk mengenang dan disebut kota pahlawan seperti di jalan soedirman. Bambu ini menjadi simbol peraih kemerdekaan bangsa indonesia dan arek-arek suroboyo. Pada tahun 1970 didirikan pleh warga setempat untuk mengingat keberhasilan mereka merebut kemerdekaan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....