Cek Fakta: Benarkah, Suka Marah-Marah Bikin Hipertensi?
- 03 Jul 2024 21:15 WIB
- Biak
KBRN, Biak: Hipertensi masih jadi penyakit yang menyerang banyak orang. Kondisi tekanan darah tinggi ini menempatkan pengidapnya dalam risiko bahaya yang fatal jika tak terkontrol. Bukan haynya lansia saja, orang muda juga bisa terkena masalah kesehatan ini. Di belakangnya ada banyak faktor, mulai dari pola makan, jarang bergerak, hingga menjalani hidup yang tidak sehat. Banyak orang meyakini bahwa suka marah-marah dan memiliki emosi yang meluap-luap bisa memicu hipertensi.
Kita sering mendengar nasihat tentang mengelola emosi negatif seperti marah, sedih, dan cemas. Salah satu alasannya adalah karena emosi yang kita rasakan mempengaruhi kesehatan kita.
Kita perlu berusaha untuk meminimalkan datangnya emosi negatif. Sebab, emosi negatif yang berkepanjangan bisa memicu berbagai masalah kesehatan.
Kemarahan memicu respons “lawan atau lari” tubuh. Ketika hal itu terjadi, hormon stres, termasuk adrenalin dan kortisol, akan mempercepat detak jantung dan pernapasan.
Saat mendapatkan ledakan energi, pembuluh darah akan menegang, yang menyebabkan tekanan darah melonjak. Sayangnya, jika kondisi ini sering terjadi, ini dapat menyebabkan kerusakan pada dinding arteri yang bisa memicu tekanan darah tinggi.
Karenanya, penting bagi orang dengan hipertensi untuk melakukan manajemen stres. Menghilangkan stres dapat membantu meningkatkan kesehatan dengan berbagai cara, seperti membuat pilihan makanan yang lebih sehat, lebih semangat melakukan aktivitas fisik, dan memperbaiki kinerja jantung.
Salah satu Dokter spesialis penyakit jantung, Vito Damay membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, seseorang yang gampang terpicu emosinya memang cenderung memiliki penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.
“Walau tidak semua, tapi rata-rata iya [marah-marah menyebabkan darah tinggi]. Tapi, ingat juga, orang baperan dan sedih terus juga sama berisikonya. Mereka sama juga punya risiko terkena hipertensi dan serangan jantung,” ucapnya saat dihubungi cnnindonesia.com
Jadi, salah satu cara terpenting untuk menjaga kesehatan adalah dengan menjaga emosi. Baik ketika dalam keadaan hipertensi atau nomortensi, penting untuk menjaga suasana hati tetap baik dan menghindari kemarahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....