Hari Penghapusan Kekerasan Seksual dalam Konflik 19 Juni
- 19 Jun 2024 07:10 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan Seksual Dalam Konflik ditetapkan sejak 19 Juni 2015 oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB. Peringatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual dalam konflik dan menghentikan kejahatan ini di dunia.
Mengutip situs resmi PBB, tujuan dari peringatan hari ini adalah untuk berdiri dalam solidaritas dengan para penyintas, dan mereka yang bekerja untuk mendukung mereka, untuk memastikan mereka tidak dilupakan.
Menurut PBB, istilah "kekerasan seksual terkait konflik" mengacu pada pemerkosaan, perbudakan seksual, pelacuran paksa, kehamilan paksa, aborsi paksa, sterilisasi paksa, perkawinan paksa dan segala bentuk kekerasan seksual lainnya dengan gravitasi yang sebanding yang dilakukan terhadap perempuan, laki-laki, anak perempuan atau anak laki-laki yang secara langsung atau tidak langsung terkait dengan konflik. Istilah ini juga mencakup perdagangan orang ketika dilakukan dalam situasi konflik untuk tujuan kekerasan atau eksploitasi seksual.
Dikutip dari Detik.com,Peringatan Hari Penghapusan Kekerasan Seksual dalam Konflik dicetuskan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 2015 lalu. Berdasarkan Resolusi A / RES / 69 / 293 (2015), Majelis Umum PBB memproklamirkan 19 Juni diperingati sebagai Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan Seksual dalam Konflik.
Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati tanggal diadopsinya Resolusi pada 19 Juni 2008 dari Resolusi Dewan Keamanan 1820 (2008). Dalam resolusi ini Dewan Keamanan mengutuk kekerasan seksual sebagai taktik perang dan hambatan untuk pembangunan perdamaian.
Jumlah kekerasan seksual meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Peringatan hari internasional untuk penghapusan kekerasan seksual dalam konflik menekankan perlunya tindakan memberdayakan dan melindungi perempuan. Selain itu juga bertujuan menyelamatkan nyawa dengan mencegah kekerasan berbasis gender.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....