28 Mei Diperingati Hari Amnesti Internasional

  • 29 Mei 2025 21:18 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Setiap tanggal 28 Mei, dunia memperingati amnesty internasional (Amnesty International Day). Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran global mengenai pentingnya hak asasi manusia.

Amnesty International didirikan pada Juli 1961 di Inggris oleh Peter Benenson, seorang pengacara yang terinspirasi oleh kasus dua mahasiswa Portugis yang dipenjara karena menyampaikan pendapat mereka. Benenson merasa prihatin dengan ketidakadilan yang mereka alami dan memutuskan untuk mengambil tindakan. Ia kemudian menulis sebuah artikel berjudul The Forgotten Prisoners yang diterbitkan di surat kabar The Observer, menyerukan pembebasan para tahanan politik di seluruh dunia. Artikel ini mendapat sambutan luas dan menjadi cikal bakal berdirinya Amnesty International.

Selain itu, Hari Amnesti Internasional juga bertujuan untuk mengadvokasi perlindungan individu dari berbagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di seluruh dunia. Lalu, bagaimana sejarah di balik peringatan ini dan apa saja peran penting Amnesty International dalam memperjuangkan hak asasi manusia?

Organisasi ini memiliki visi untuk menciptakan dunia di mana setiap orang menikmati semua hak asasi manusia yang tercantum dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan standar hak asasi manusia internasional lainnya. Dengan memperingati hari ini, diharapkan semakin banyak orang yang tergerak untuk ikut serta dalam upaya melindungi dan memperjuangkan hak asasi manusia. Mengutip laman liputan.com

Amnesty International mengajak seluruh masyarakat dunia, tanpa memandang ras, bangsa, atau budaya, untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang bertujuan melindungi hak asasi manusia. Kegiatan tersebut meliputi kampanye, advokasi, riset, dan mobilisasi publik untuk mengakhiri pelanggaran HAM, menghentikan penyiksaan, serta melindungi hak-hak mereka yang dilanggar. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk hak asasi manusia adalah tanggung jawab bersama.

Awalnya, fokus utama Amnesty International adalah pembebasan tahanan politik. Namun, seiring berjalannya waktu, cakupan organisasi ini meluas untuk mencakup seluruh spektrum hak asasi manusia. Amnesty International mulai mengadvokasi penghapusan hukuman mati, perlindungan hak-hak seksual dan reproduksi, memerangi diskriminasi, serta membela hak-hak pengungsi dan migran. Perluasan fokus ini mencerminkan komitmen Amnesty International untuk melindungi semua hak asasi manusia, tanpa terkecuali.

Amnesty International terus berkembang menjadi organisasi global dengan jutaan anggota dan pendukung di seluruh dunia. Organisasi ini bekerja secara independen dari pemerintah, ideologi politik, kepentingan ekonomi, dan agama apa pun. Hal ini memungkinkan Amnesty International untuk bertindak secara objektif dan imparsial dalam membela hak asasi manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....