Mengenal Paus Rice, Tersisa 50 Ekor di Dunia

  • 19 Feb 2025 15:45 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak: Bayangkan ada spesies yang jumlah individunya lebih sedikit dibandingkan jumlah kursi di dalam sebuah bus sekolah. Paus Rice (Balaenoptera ricei) merupakan satu-satunya paus balin yang hidup secara eksklusif di Teluk Meksiko.

Spesies ini baru diakui secara resmi pada 2021, setelah penelitian panjang yang membedakannya dari paus Bryde (Balaenoptera edeni).Jenis paus ini paling terancam punah di dunia. Para ilmuwan memperkirakan bahwa hanya sekitar 50 ekor yang tersisa. Awalnya, paus ini dianggap sebagai bagian dari spesies yang lebih umum, yaitu paus Bryde. Namun, pada tahun 2014, analisis DNA dari sampel kulit mengungkapkan bahwa mereka adalah spesies yang unik. Para biolog kemudian membuktikan perbedaan ini dengan membandingkan tengkorak dan kerangka Paus Rice dengan spesies lain yang telah dikenal. Pada tahun 2019, seekor paus Rice jantan terdampar di Everglades.

Dengan meneliti kerangkanya, para ilmuwan akhirnya dapat mengonfirmasi statusnya sebagai spesies baru pada tahun 2021. Sejak saat itu, status perlindungan Paus Rice diperbarui dalam Undang-Undang Spesies Terancam Punah. Nama spesies ini diberikan sebagai penghormatan kepada Dale W. Rice, ilmuwan pertama yang mencatat keberadaan paus ini pada tahun 1965.

Analisis DNA dari sampel kulit serta perbandingan tengkorak dengan spesies paus lainnya menunjukkan bahwa Paus Rice adalah spesies yang unik. Pada 2021, komunitas ilmiah secara resmi mengakui spesies ini dengan nama Balaenoptera ricei sebagai penghormatan kepada Dale W. Rice. Sejak saat itu, status perlindungan Paus Rice diperbarui dalam Undang-Undang Spesies Terancam Punah di Amerika Serikat. Paus Rice memiliki beberapa karakteristik unik yang membedakannya dari paus Bryde.

Paus Rice dapat tumbuh hingga sekitar 12-13 meter dengan berat mencapai 27 ton. Mereka memiliki tubuh ramping dengan sirip punggung yang melengkung lebih tajam dibandingkan paus Bryde. Paus Rice menghasilkan suara dengan frekuensi rendah dan durasi lebih panjang dibandingkan paus Bryde. Vokalisasi ini digunakan untuk komunikasi dalam kegelapan laut dan kemungkinan besar membantu mereka dalam navigasi serta berburu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....