Karakter dan Ciri Khas dari Cerita Fiksi

  • 31 Jan 2025 00:08 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak: Cerita fiksi memang memiliki sifat yang unik sebagai karya sastra, salah satunya menghibur pembaca. Selain itu cerita fiksi juga memiliki wadah imajinasi yang lebih besar untuk para penikmatnya. Itulah sebabnya cerita fiksi juga banyak disebut cerita yang sangat imajinatif.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fiksi adalah cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan. Dengan kata lain, cerita fiksi dibuat berdasarkan imajinasi atau rekaan penulisnya.

Dari sifatnya yang imajinatif itu artinya cerita fiksi juga memiliki beragam bentuk dan jenis yang sangat luas. Mulai dari cerita fiksi ilmiah, sejarah, pendidikan, yang memang berdasarkan pada kefaktualan. Jadi cerita fiksi tidak hanya berdasarkan pada khayalan penulisnya saja. Keluasan definisi fiksi ini tetap memiliki karakternya sendiri yang bisa diamati dari ciri-ciri struktur teksnya, unsur teks, dan kaidah kebahasaannya.

Cerita fiksi memiliki karakter dan ciri khasnya sendiri sebagai karya sastra, seperti:

1. Bersifat imajinasi dari berbagai pengarang.

2. Tidak ada nilai kebenaran relatif atau absolut. Secara umum, bahasa yang digunakan adalah sugestif.

3. Tidak ada klasifikasi standar.

4. Secara umum cerita fiksi ini bercerita tentang perasaan pembaca, bukan nilai logika melainkan emosi.

5. Setiap cerita memiliki pesan moral, yaitu misi tertentu.

Jadi, buku fiksi adalah buku yang ceritanya tidak berdasarkan kenyataan atau imajinasi penulisnya. Terkadang ada cerita fiksi memasukkan elemen sejarah atau kejadian nyata, tapi tetap diangkat dengan elemen fiksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....