Makna Warna Merah Dalam Tradisi Imlek

  • 25 Jan 2025 08:50 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak: Warna merah memiliki makna yang mendalam dalam budaya Tionghoa. Seorang ahli budaya menjelaskan bahwa warna ini erat kaitannya dengan kehidupan para petani yang dahulu bekerja keras di ladang.

Merah melambangkan petir yang terlihat saat hujan, pertanda bahagia karena memasuki masa panen. Ini menunjukkan bahwa warna merah bukan hanya simbol keberuntungan, tetapi juga simbol harapan dan kerja keras yang membuahkan hasil.

Tahun ini, perayaan Imlek berada dalam naungan Shio Ular Kayu, yang melambangkan kecerdikan, kebijaksanaan, dan kemampuan beradaptasi. Elemen kayu pada shio ini juga membawa simbol pertumbuhan, pembaruan, dan kreativitas.

Di sisi lain, ada pula mitologi yang menjelaskan mengapa warna merah sangat identik dengan perayaan Imlek. Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, Nian adalah seekor makhluk buas yang meneror penduduk desa saat tahun baru. Nian dikenal suka memakan tanaman, ternak, dan bahkan anak-anak. Namun, makhluk ini memiliki kelemahan terhadap tiga hal: api, kebisingan, dan warna merah.

Oleh karena itu, setiap tahun baru, masyarakat Tionghoa mengenakan pakaian merah dan menghias rumah mereka dengan ornamen merah untuk mengusir Nian. Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek, menjadikan warna merah sebagai simbol keberuntungan dan perlindungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....