Hari Oeang, 30 Oktober “Tulus dalam Pelayanan, Transformasi Berkelanjutan”.
- 30 Okt 2024 21:26 WIB
- Biak
KBRN, Biak: Tepat pada tanggal 30 Oktober 1946 silam, pemerintah meluncurkan Oeang Republik Indonesia (ORI) yang pertama. Saat itu, kondisi Indonesia masih belum stabil akibat ancaman Belanda yang ingin kembali menguasai Nusantara.
Dilansir situs Kemenkeu, Indonesia di awal kemerdekaan masih menghadapi beberapa masalah, seperti datangnya tentara sekutu untuk menerima penyerahan kekuasaan dari Jepang karena kekosongan kekuasaan di Indonesia akibat kekalahan Jepang hingga perundingan-perundingan dengan Belanda yang merugikan Indonesia.
Tahun ini, HORI memasuki usia ke-78. Untuk memperingatinya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI merilis tema dan logo HORI 2024. Tema yang diangkat dalam peringatan HORI ke-78 adalah “Tulus dalam Pelayanan, Transformasi Berkelanjutan”.
Tema peringatan tahun ini, memiliki makna yang dalam. Di tengah tantangan ekonomi global, pelayanan yang tulus menjadi dasar dalam setiap kegiatan pelayanan publik. Dalam konteks ini, Kementerian Keuangan terus mengedepankan integritas dan transparansi, agar kebijakan dan pengelolaan keuangan negara dapat berjalan sesuai dengan harapan rakyat.
Selain itu, "transformasi berkelanjutan" menyoroti pentingnya perubahan dan inovasi dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis. Pemerintah dan Kementerian Keuangan terus mengembangkan strategi dan kebijakan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, pasar global, serta kondisi sosial-ekonomi dalam negeri. Hal ini termasuk digitalisasi layanan, peningkatan efektivitas pengawasan, serta transparansi dalam pengelolaan keuangan negara.
Seiring berjalannya waktu, ORI berkembang dan kini dikenal sebagai Rupiah, mata uang yang menjadi bagian penting dalam setiap aspek perekonomian nasional. Dengan peringatan Hari Oeang, kita diajak mengingat perjuangan dan pentingnya menjaga nilai serta stabilitas ekonomi bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....