Lukisan Cadas Tertua Dunia di Gua Sulawesi Masuk Guinness World Records

  • 11 Sep 2026 16:59 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID Biak– Indonesia kembali mencatatkan prestasi di tingkat dunia. Lukisan cadas yang ditemukan di sebuah gua di Sulawesi mencuri perhatian setelah diakui sebagai salah satu karya seni figuratif tertua yang pernah ditemukan. Temuan tersebut menjadi bukti penting mengenai kehidupan dan kebudayaan manusia pada masa prasejarah di Nusantara.

Di lansir dari Good Stats, Lukisan tersebut menggambarkan sosok manusia yang berinteraksi dengan hewan dan berada di dalam kawasan gua. Para peneliti menggunakan metode penanggalan ilmiah untuk memperkirakan usia karya tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan itu dibuat puluhan ribu tahun lalu, jauh sebelum berkembangnya peradaban manusia modern seperti yang dikenal saat ini.

Keberadaan lukisan cadas di Sulawesi juga memperkuat posisi Indonesia dalam penelitian mengenai sejarah seni dan kebudayaan manusia. Selama ini, gua-gua di kawasan karst Sulawesi dikenal menyimpan banyak peninggalan prasejarah berupa gambar tangan, hewan, serta berbagai bentuk figuratif. Temuan-temuan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana manusia purba mengekspresikan pengalaman dan lingkungan mereka melalui seni.

Pengakuan dari Guinness World Records menjadi perhatian tersendiri karena memberikan apresiasi terhadap warisan budaya prasejarah Indonesia. Rekor tersebut sekaligus dapat meningkatkan perhatian dunia terhadap situs-situs arkeologi di Sulawesi yang memiliki nilai sejarah luar biasa. Para peneliti berharap kawasan tersebut dapat terus dilindungi dari kerusakan akibat faktor alam maupun aktivitas manusia.

Bagi Indonesia, penemuan dan pengakuan tersebut bukan sekadar pencapaian rekor dunia. Lukisan cadas di gua Sulawesi merupakan bagian penting dari sejarah panjang perjalanan manusia dan warisan budaya yang tidak ternilai. Upaya konservasi, penelitian berkelanjutan, serta pengelolaan situs secara hati-hati menjadi kunci agar peninggalan tersebut tetap dapat dipelajari dan dinikmati oleh generasi mendatang

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....