PW Jateng Biak Gelar Tasyakuran Suro Muharram Penuh -Makna

  • 21 Jun 2026 10:24 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Paguyuban Warga Jawa Tengah Kabupaten Biak Numfor menggelar Acara Tasyakuran Suruoan Tahun Jawa 1960 dan Muhasabah Muharam 1448 Hijriyah, pada Sabtu,20 Juni 2026 malam.

Ketua Umum PW Jateng Biak Numfor, Gunadi dalam sambutannya menegaskan acara ini memadukan tiga nilai yakni nilai budaya Jawa, nilai religi Islam, dan nilai sosial.

Pembukaan diawali doa bersama untuk warga yang sakit, korban kebakaran, dan ledakan bom di Komplek Perikanan. "Mugi Gusti Allah paring kasarasan, kekiyatan, lan pangayoman dhumateng sedaya," ujar Ketua Umum PW Jateng Biak Numfor Gunadi.

Gunadi menyebut pertemuan ini bukan soal angka kalender, namun bukti komitmen menjaga pesan pokok pergantian tahun baru Jawa dan Islam, meneladani Sultan Agung Hanyokrokusumo yang memadukan kalender Jawa dan Hijriyah untuk harmoni budaya dan Islam.

Ia berpesan kepada warga Jateng untuk mawas diri mulat sarira introspeksi diri menghitung cacat tahun lalu, mengendalikan diri lewat tirakat, semangat hijrah dan sura dira Jayaningrat lebur dengan pangastuti kalahkan angkata murka dengan kebaikan,

Selain itu, menjaga menjaga harmoni dengan Tuhan, sesama, dan alam, serta merawat persaudaraan, guyub rukun, saling asah-asih-asuh.

Ketua Umum Gunadi juga menyampaikan sejumlah program yang akan dilaksanakan yaitu, kunjungan warga sakit, pemutakhiran database, pengadaan kalender-kostum, serta peralatan seni budaya.

"Tim PW Jateng Peduli akan dikuatkan dengan tambahan armada roda empat," ujarnya

PW Jateng berkomitmen bersinergi dengan Paguyuban Nusantara Jawa Timur, Jawa Barat, dan Yogyakarta untuk memajukan warga Jawa di tanah rantau.

Acara ditutup penyerahan rangkaian tasyakuran kepada ustaz untuk doa bersama dan tausiyah. "Mugi kita sedaya tansah pinaringan tentrem, rahayu, lan wilujeng.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....