In This Economy, Kenapa Hidup Terasa Makin Mahal?
- 07 Okt 2026 05:41 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Kalimat “In this economy” semakin sering muncul di media sosial ketika anak muda membicarakan harga kebutuhan yang terasa semakin tinggi. Mulai dari makanan, transportasi, tempat tinggal, hingga kebutuhan sehari-hari, semuanya seolah membutuhkan pertimbangan lebih sebelum dibeli.
Mengutip dari Kompas.id, Bukan hanya harga barang yang menjadi perhatian. Gaya hidup juga ikut berubah. Nongkrong di kafe, berlangganan layanan digital, membeli pakaian, atau sekadar memesan makanan melalui aplikasi bisa terlihat sebagai pengeluaran kecil. Namun, jika dilakukan berulang kali, jumlahnya dapat cukup terasa bagi dompet.
Di sisi lain, anak muda juga menghadapi kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Teknologi dan media sosial membuat berbagai tren mudah terlihat dan diikuti. Keinginan untuk mencoba sesuatu yang sedang populer terkadang membuat seseorang sulit membedakan antara kebutuhan dan sekadar keinginan.
Kondisi tersebut membuat kebiasaan mengatur keuangan menjadi semakin penting. Bukan berarti harus berhenti menikmati hidup, tetapi mulai memahami ke mana uang pergi. Membuat prioritas, membandingkan harga, membawa bekal, atau mengurangi pembelian impulsif bisa menjadi langkah sederhana.
Hidup yang terasa semakin mahal bukan berarti kita tidak boleh menikmati hal-hal kecil. Justru, tantangannya adalah menemukan keseimbangan antara memenuhi kebutuhan, menikmati kehidupan, dan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....