Kenalan dengan Loud Budgeting, Tren Anak Muda yang Berani Bilang “Nggak Dulu”

  • 29 Sep 2026 06:01 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Pernah ingin ikut nongkrong, konser, atau makan di tempat baru, tetapi kondisi dompet sedang tidak mendukung? Alih-alih mencari alasan atau memaksakan diri, kamu bisa mencoba loud budgeting menyampaikan batas anggaran secara terbuka tanpa merasa malu.

Tren ini ramai dibicarakan di media sosial setelah diperkenalkan oleh kreator sekaligus komedian Lukas Battle. Namun, loud budgeting bukan sekadar istilah yang sedang viral. Di baliknya ada kebiasaan yang cukup relevan untuk kehidupan anak muda: berani menentukan prioritas, menolak tekanan sosial, dan membicarakan uang dengan cara yang lebih sehat. dikutip dari SEO-Friendly Tren loud budgeting ramai dibicarakan di media sosial. Bukan soal pelit, tren ini justru mengajak anak muda lebih terbuka soal batas pengeluaran dan berani mengatakan “nggak dulu” ketika kondisi keuangan belum memungkinkan.

Pernah diajak nongkrong, konser, staycation, atau ikut tren terbaru, tetapi sebenarnya sedang ingin menghemat? Kalau biasanya alasan seperti “lagi sibuk” atau “lihat nanti ya” jadi jalan keluar, tren loud budgeting menawarkan cara yang lebih terbuka.

Istilah loud budgeting kembali ramai di media sosial sebagai cara untuk menyatakan keputusan finansial secara terbuka. Sederhananya, seseorang tidak lagi merasa perlu menyembunyikan alasan ketika menolak pengeluaran yang tidak sesuai dengan kondisi atau tujuan keuangannya.

- Bukan Berarti Harus Cerita Isi Rekening

Loud budgeting bukan berarti semua orang harus mengumumkan jumlah tabungan atau pendapatannya. Intinya justru tentang berani menetapkan batas. Misalnya, ketika teman mengajak makan di restoran yang cukup mahal, kamu bisa mengatakan, “Aku skip dulu ya, lagi fokus nabung bulan ini.”

Kalimat sederhana tersebut menunjukkan bahwa menolak ajakan bukan berarti tidak ingin berteman. Ada prioritas finansial yang sedang dijaga.

- Kenapa Tren Ini Menarik buat Anak Muda?

Media sosial membuat berbagai gaya hidup terlihat sangat dekat. Liburan, outfit baru, kuliner kekinian hingga konser bisa muncul berkali-kali di timeline. Di sisi lain, tidak semua orang memiliki kondisi keuangan yang sama. Mengikuti semua tren hanya karena takut ketinggalan bisa membuat pengeluaran semakin sulit dikontrol. Loud budgeting menawarkan sudut pandang berbeda tidak ikut bukan berarti ketinggalan. Daripada membeli sesuatu hanya karena takut FOMO (fear of missing out), seseorang bisa memilih berdasarkan kebutuhan dan kemampuan finansialnya.

- Cara Bilang “Nggak Dulu” Tanpa Terasa Canggung

Tidak perlu membuat penjelasan panjang ketika menolak ajakan. Beberapa kalimat sederhana bisa digunakan sesuai situasi. Kuncinya adalah menyampaikan keputusan dengan jelas tanpa merasa harus meminta maaf karena memiliki batas finansial.

- Tetap Bisa Seru Tanpa Harus Boros

Loud budgeting juga bukan berarti harus menghindari semua aktivitas yang membutuhkan uang. Kamu tetap bisa nongkrong, jalan-jalan, atau menikmati hiburan dengan menyesuaikan budget. Misalnya, memilih tempat makan yang lebih terjangkau, mencari aktivitas gratis, atau menentukan batas pengeluaran sebelum pergi. Dengan begitu, mengatur keuangan tidak terasa seperti hukuman, tetapi menjadi bagian dari menentukan prioritas.

- Jangan Sampai Jadi Tekanan Baru

Meski terdengar positif, tren finansial di media sosial tetap perlu disikapi dengan bijak. Tidak semua metode budgeting cocok untuk setiap orang. Kondisi pendapatan, kebutuhan, tanggungan, dan tujuan finansial setiap orang berbeda. Karena itu, loud budgeting sebaiknya dipahami sebagai cara berkomunikasi tentang batas pengeluaran, bukan standar baru yang harus diikuti semua orang. Pada akhirnya, mengatakan “nggak dulu” bukan berarti kamu gagal mengikuti gaya hidup teman atau tren di media sosial. Kadang, keputusan paling sederhana untuk menjaga keuangan memang sesederhana mengatakan: “Aku nggak ikut kali ini. Lagi ada prioritas lain.” Dan ya, kamu tetap bisa ikut seru-seruan—hanya saja dengan cara yang sesuai dengan budgetmu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....