Kenali Proses Susu Formula
- 18 Jun 2026 12:52 WIB
- Biak
RRI.CO.ID Biak – Susu formula menjadi salah satu pilihan nutrisi bagi bayi ketika pemberian ASI tidak memungkinkan atau membutuhkan pendamping sesuai rekomendasi tenaga kesehatan. Namun, banyak orang tua belum menyadari bahwa tidak semua susu formula diproduksi dengan proses yang sama. Perbedaan metode pengolahan dapat memengaruhi kualitas nutrisi, karakteristik produk, hingga cara penyimpanannya.
Dilansir dari kumparan com,para ahli gizi menjelaskan bahwa proses produksi susu formula modern dirancang untuk menjaga kandungan nutrisi penting seperti protein, vitamin, mineral, dan lemak yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Meski demikian, setiap produsen dapat menggunakan teknologi dan tahapan pengolahan yang berbeda.
Salah satu proses yang umum digunakan adalah pasteurisasi, yaitu pemanasan susu pada suhu tertentu untuk membunuh bakteri berbahaya tanpa menghilangkan sebagian besar kandungan gizinya. Setelah itu, susu biasanya melalui proses pengeringan untuk menghasilkan bentuk bubuk yang lebih praktis dan memiliki masa simpan lebih lama.
Selain pasteurisasi, terdapat pula teknologi spray drying atau pengeringan semprot. Dalam metode ini, susu cair diubah menjadi partikel-partikel halus dengan cara menyemprotkannya ke dalam ruang udara panas. Teknologi ini banyak digunakan karena dinilai mampu mempertahankan kualitas nutrisi sekaligus menghasilkan bubuk susu yang mudah larut.
Beberapa produsen juga menerapkan proses pemanasan yang lebih minim atau pengolahan dalam waktu singkat guna membantu menjaga struktur protein dan komponen nutrisi tertentu. Teknologi yang lebih modern bahkan memungkinkan pengolahan dilakukan dengan kontrol suhu yang lebih presisi untuk mengurangi risiko kerusakan zat gizi sensitif terhadap panas.
Menurut pakar nutrisi anak, orang tua tidak hanya perlu memperhatikan merek atau harga produk, tetapi juga memahami informasi yang tercantum pada kemasan, termasuk sumber bahan baku, proses produksi, serta kandungan nutrisinya. Pemilihan susu formula sebaiknya disesuaikan dengan usia, kebutuhan gizi, dan kondisi kesehatan anak.
“Setiap produk memiliki karakteristik yang berbeda. Yang terpenting adalah memastikan produk telah memenuhi standar keamanan pangan dan kebutuhan nutrisi anak sesuai usianya,” ujar seorang ahli gizi klinis.
Selain proses pengolahan, faktor lain yang membedakan susu formula adalah komposisi bahan. Beberapa produk diformulasikan dengan tambahan prebiotik, probiotik, DHA, ARA, atau protein yang telah dihidrolisis untuk kebutuhan tertentu. Oleh karena itu, orang tua disarankan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum memilih produk yang paling sesuai.
Di tengah berkembangnya teknologi industri pangan, inovasi dalam produksi susu formula terus dilakukan untuk menghadirkan produk yang aman, berkualitas, dan mendukung kebutuhan nutrisi anak. Dengan memahami perbedaan proses pengolahan yang digunakan, orang tua dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam memilih susu formula bagi buah hati mereka.
Tips Memilih Susu Formula:
-Periksa izin edar dan standar keamanan produk.
-Sesuaikan formula dengan usia anak.
-Baca informasi kandungan gizi pada kemasan.
-Perhatikan petunjuk penyajian dan penyimpanan.
-Konsultasikan dengan dokter jika anak memiliki kebutuhan nutrisi khusus atau alergi tertentu.
Memahami bagaimana susu formula diproduksi dapat membantu orang tua lebih cermat dalam memilih produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....