Pemkab Biak Dukung Sekolah Alkitab Mencetak Pelayan Tuhan
- 29 Mei 2026 06:06 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Pelaksana Tugas (Plt) Asisten 1 Setda Biak Numfor. Simon Rumpaisum. SH.,M.AP mewakili Bupati, menghadiri acara penamatan siswa – siswi Sekolah Alkitab Biak, Tahun Ajaran 2025-2026 angkatan ke-65, bertempat di sekolah setempat. Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Plt Asisten 1 Simon Rumpaisum menyampaikan, selamat kepada seluruh siswa siswi yang telah menyelesaikan proses pendidikan rohani.
Dikatakan, menyelesaikan pendidikan di Sekolah Alkitab, bukanlah sebuah akhir, melainkan awal dari ladang pelayanan yang sesungguhnya, karena itu Ilmu firman Tuhan dan pembentukan karakter yang telah diterima harus menjadi bekal utama, untuk membawa terang damai sejahtera dan pembaharuan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, tantangan zaman saat ini semakin kompleks dan berat, sehingga pelayanan Tuhan sangat dibutuhkan untuk membimbing moral umat di Kabupaten Biak Numfor maupun di seluruh wilayah Tanah Papua.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menyadari bahwa pembangunan suatu daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisiknya saja, tetapi juga dari pembangunan sumber daya manusianya, termasuk pembangunan mental dan spiritual.
“Sekolah Alkitab Biak dan lulusannya adalah mitra strategis pemerintah dalam menjaga nilai-nilai moral, kerukunan, dan kasih di tengah masyarakat, oleh sebab itu diharapkan kepada para wisudawan angkatan ke-65, menjadi pelayan yang militan, rendah hati, dan berintegritas tinggi,” ujar Plt Asisten 1 Setda Biak Simon Rumpaisum membacakan sambutan Bupati

Plt Asisten 1
Sementara Kepala Sekolah Alkitab Biak, Pdt, Stefanus Kafiar mengatakan, sekolah alkitab didirikan dengan dasar untuk membangun manusia dalam sebuah misi, menindaklanjuti perintah Yesus untuk memberitakan Injil keselamatan ke seluruh dunia.
Selain itu, mempersiapkan siswa selama 9 bulan untuk dapat mengabarkan Injil dan melaksanakan pemerintahan Yesus, dengan harapan semua siswa berhasil dan menjadi hamba Tuhan yang hebat.
Pdt Stefanus Kafiar mengatakan, para siswa digodok selama 9 bulan, dengan berdoa pagi dan malam setiap hari, serta belajar firman Tuhan.
| Baca juga: BPS Wilayah Tiga dan Bupati Biak Bahas YPK |
“Para lulusan telah ditempatkan di seluruh daerah untuk mempraktikkan ilmu yang mereka terima, seperti berkhotbah, bernyanyi, dan memimpin pujian dan setelah 1-2 tahun dianggap layak, mereka kembali ke sekolah, dan menyurati sinode untuk menyatakan bahwa mereka sudah siap, menyandang gelar pendeta,” ujar Pdt, Stefanus Kafiar

Pdt. S.Kafiar
Kepala Sekolah Pdt, Stefanus Kafiar berharap semua siswa berhasil, seperti dirinya yang pernah menjadi tamu di sekolah, kemudian departemen pembangunan gereja di Jakarta, ketua sinode Papua Barat, dan kepala sekolah.Alkitab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....