Job Hugging Jadi Pilihan Gen Z di tengah Ketidakpastian Ekonomi

  • 07 Mei 2026 19:41 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Belakangan ini, istilah job hugging mulai ramai dibicarakan di dunia kerja, khususnya di kalangan Gen Z. Fenomena ini menggambarkan kondisi ketika seseorang memilih bertahan di pekerjaannya meski merasa tidak lagi nyaman, berkembang, atau bahagia. Berbeda dengan tren job hopping yang identik dengan pindah kerja demi peluang lebih baik, job hugging justru muncul karena rasa takut kehilangan stabilitas di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti.

Banyak Gen Z memilih “memeluk” pekerjaannya karena sulitnya mencari lapangan kerja baru, tingginya biaya hidup, hingga maraknya isu PHK. Akibatnya, pekerjaan yang sebenarnya melelahkan tetap dipertahankan demi keamanan finansial. Dikutip dari detikHealth, Fenomena ini dianggap sebagai strategi bertahan hidup yang realistis di era sekarang

Namun, di sisi lain, job hugging juga dapat menjadi tanda stagnansi karier. Terlalu lama bertahan di zona nyaman bisa membuat seseorang kehilangan kesempatan berkembang, menurunkan motivasi, bahkan berdampak pada kesehatan mental. Beberapa pekerja akhirnya merasa bekerja hanya untuk bertahan, bukan lagi untuk tumbuh.

Pada akhirnya, job hugging bukan sepenuhnya hal buruk maupun baik. Fenomena ini menunjukkan bagaimana Gen Z sedang berusaha menyeimbangkan antara kebutuhan finansial dan kesehatan mental di tengah dunia kerja yang semakin kompetitif. Tantangannya adalah bagaimana tetap bertahan tanpa berhenti berkembang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....