HUT PI Biak - Supiori Diperingati GKI IS Kijne Samofa

  • 26 Apr 2026 19:15 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Warga Jemaat GKI Izaak Samuel Kijne Samofa Klasis Biak Selatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 188 Tahun Pekabaran Injil masuk di Biak dan Supiori dalam suatu ibadah syukur, di Pimpin Ketua Jemaat Pdt, Meyzkeline Ruhunlela,S.Th berlangsung penuh suka cita pada Minggu, 26 April 2026.

Peringatan HUT PI ini, dibaluti tema dengan semangat Injil di Tahun kepedulian kita hadirkan kabar bagi bagi semua orang, sedangkan sub tema melalui Injil kita peduli kepada sesama, kepada generasi muda dan kepada alam ciptaan Tuhan.

"Warga GKI di Biak Numfor dan Supiori wajib dan rajin meneruskan kabar baik Kristus, dengan cara peduli kepada sesama kita," ujar Ketua Jemaat GKI IS Kijne Samofa Pdt Meyzkeline Ruhunlela

Dalam refleksi khotbanya Pdt. Meyzkeline Ruhunlela menegaskan, perayaan ini tidak hanya sekedar sebuah pesta iman, melainkan pergumulan pertanyaan bagi warga gereja apakah Injil Kristus masih hidup di Biak Numfor dan Supiori, ataukah hanya mewarisi cerita semata.

Ia menyebut Pekabaran Injil (PI) ibarat kisah tentang tembok yang dirubuhkan dan ajakan dari Tuhan untuk membangun jembatan kasih, di mana umat harus mendatangi dan mengunjungi sesama, bukan menunggu, seperti halnya Yesus Kristus yang datang kepada kita.

"GKI di Biak Numfor dan Supiori merupakan perahu besar yang harus di dayung bersama oleh gereja, pemerintah, dan masyarakat, dengan kepedulian sebagai kunci agar perahu GKI ini mencapai tujuan," ujar Ketua Jemaat GKI IS Kijne Samofa Pdt, Meyzkeline Ruhunlela.

Ia berharap melalui peringatan HUT PI 26 April ini, menjadi momen penting untuk menguatkan kembali misi pelayanan, toleransi antar umat beragama, dan persaudaraan di wilayah pelayanan BIak Numfor - Supiori.

Diakhir refleksinya Pdt, Meyzkeline Ruhunlela mengajak warga jemaat agar dalam perayaan ulang tahun pekabaran Injil, harus membuat komitmen untuk peduli pada sesama, karena Ini adalah pekabaran Injil yang hidup dan kepedulian Alkitabiah yang dimaksud Tuhan, tetap bersyukur dalam segala hal, karena kepedulian kita sudah dinyatakan kepada Tuhan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....