Peresmian Rumah Lonceng Gereja IS Kijne Samofa Biak
- 26 Apr 2026 18:50 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Sekretaris Klasis Biak Selatan Pdt, Jacob Latuheru, S.Si di dampingi Ketua Jemaat GKI Izaak Samuel Kijne Samofa, Pdt, Meyzkeline Ruhunlela, S.Th meresmikan rumah lonceng Gereja IS Kijne dengan nama Allah Bapa Anak dan Roh Kudus, ditandai pengguntingan pita, disaksikan warga jemaat bertepatan Ibadah syukur memperingati HUT ke- 188 Tahun Pekabaran Injil (PI) pertama kali masuk di Biak Numfor dan Supiori pada Minggu, 26 April 2026
"Rumah lonceng ini tidak disembah, melainkan berfungsi sebagai karakteristik untuk memanggil setiap orang percaya termasuk bapa ibu dan saya berjumpa dengan Tuhan dan Lonceng ini dipergunakan mulai hari ini dan seterusnya sampai Tuhan datang di Jemaat ini," ujar Sekretaris Klasis Biak Selatan Pdt, Jacob Latuheru
Lanjut Pdt Latuheru pembangunan rumah lonceng ini dianggap sebagai tindakan iman untuk menggerakkan warga jemaat, komitmen untuk tidak mengeraskan hati ketika mendengar pergerakan dalam penataan rumah ini telah dibangun, dengan dana dan fasilitas yang Tuhan siapkan untuk berjumpa dan berbakti kepada Tuhan.
Dengan adanya rumah lonceng Gereja yang baru, diharapkan semua pelayanan dapat berjalan dengan baik dan jemaat tetap menjaga komitmen serta saling mengingatkan.
"Terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah yang telah mengayomi serta memperhatikan perkembangan jemaat, Terima kasih juga disampaikan kepada ibu Pdt, Meyzkeline Ruhunlela dan warga jemaat serta semua pihak yang terlibat dalam pelayanan dan pembangunan rumah lonceng." ujarnya.

Sementara Ketua Jemaat GKI IS Kijne Samofa, Pdt. Meyzkeline Ruhunlela mengatakan, rumah lonceng ini dikerjakan semenjak peletakan batu pertama pada 10 Agustus 2025 lalu dan hanya dalam kurun waktu 8 bulan rampung 100 persen, sebagai bukti pertolongan dan penyertaan Tuhan dalam setiap proses yang diusahakan oleh panitia pelaksana.
Menurut Ruhunlela, rumah lonceng dalam teologi kayu simbol suara Tuhan yang memanggil umat untuk beribadah, karena bunyi lonceng gereja tanda suara Tuhan memanggil umat untuk datang dengan firman-Nya, sekaligus momentum untuk menegaskan kembali komitmen untuk setia mendengar suara Tuhan.
"Rumah lonceng adalah bentuk ketaatan kita kepada suara Tuhan. Ini adalah simbol bagaimana iman jemaat bertumbuh dan punya komitmen untuk mendekat kepada Tuhan. Kita diingatkan untuk tidak mengeraskan hati saat mendengar suara Tuhan melalui bunyi lonceng gereja," ujar Pdt, M Ruhunlela.

Peresmian rumah lonceng gereja bertepatan ibadah syukur HUT PI Pdt, Mezkeyline mengajak warga gereja pulang dengan komitmen untuk terus mendekat diri kepada Tuhan, kepada yang susah, yang luka, dan yang hilang. Karena disitulah Kristus ada, mari bersukacita dan menaikkan pujian kepada Tuhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....