K3BN Gelar Halal Bihalal 1447 H, Pererat Sinergi dan Silaturahmi
- 13 Apr 2026 13:51 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Kerukunan Keluarga Kawanua Biak Numfor (K3BN) menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal tahun 1447 H/ 2026 yang berlangsung di gedung Yasokabi Biak pada minggu 12 April 2026. Acara tersebut dihadiri puluhan warga K3BN, serta Bupati Biak Numfor yang di wakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan politik, Fransisko Olla, Anggota DPRK Biak Numfor, ketua paguyuban nusantara di Biak Numfor, dan Tausiyah oleh Ustad Ali Mukti Bukhori.
Suasana kekeluargaan dan penuh kehangatan mewarnai acara yang dilaksanakan dalam nuansa kebersamaan dan toleransi antar umat beragama pasca-Idulfitri 1447 Hijriah. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan Panitia Halal Bihalal K3BN tahun 2026.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Ali Mukti Bukhori menekankan pentingnya menjaga keberagaman yang ada di tengah keluarga besar K3BN. Ia menyampaikan bahwa perbedaan suku, agama, dan latar belakang bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun persaudaraan yang kokoh.
Sementara itu, Bupati Biak Numfor,dalam sambutan tertulisnya Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan politik, Fransisko Olla, menyampaikan bahwa momentum halal bihalal bukan hanya sekadar tradisi, tetapi memiliki makna mendalam sebagai ajang saling memaafkan dan mempererat hubungan persaudaraan.
“Halal bihalal menjadi ruang untuk kita saling memaafkan dan mempererat hubungan persaudaraan. Warga Kawanua di Biak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Biak Numfor,” ujarnya
Pemerintah daerah juga mengapresiasi peran aktif K3BN yang terus menjaga kekompakan serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. Nilai kebersamaan yang dikenal dengan istilah mapalus atau gotong royong dinilai menjadi kekuatan utama dalam membangun sinergi antarwarga.
Selaku Ketua K3BN Kabupaten Biak Numfor, Johannes Jemmy Maramis, dalam sambutannya mengajak seluruh warga untuk terus menjaga tali silaturahmi yang telah terjalin. Ia menekankan pentingnya makna halal bihalal sebagai momentum saling memaafkan, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.
“Kita ini berbeda agama, berbeda latar belakang, tetapi kita satu dalam keluarga besar K3BN. Jangan sampai setelah halal bihalal, kita kembali berselisih. Mari kita jaga kebersamaan ini,” ucapnya

Sebelumnya Ketua Panitia Halalbihalal, Panjasilawati Pulukadang, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa seluruh rangkaian acara, termasuk penyediaan konsumsi, merupakan hasil dari semangat mapalus—budaya gotong royong khas masyarakat Kawanua dari Sulawesi Utara.
“Seluruh makanan yang disajikan hari ini merupakan hasil kerja bersama. Tidak ada yang dipesan dari luar, semuanya dibuat dengan kebersamaan oleh warga,” ujarnya.
Adapun tema Halal Bihalal kali ini "Kuatkan Sinergi, bersatu dalam silaturahmi,”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....