Perayaan Paskah Memperingati Kebangkitan Yesus Kristus Berjalan Lancar

  • 06 Apr 2026 22:32 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak- Umat Kristiani dari denominasi Gereja di Kabupaten Biak Numfor, merayakan Kebangkitan Yesus Kristus melalui Ibadah Paskah dengan sukacita berjalan lancar aman dan kondusif, didukung pengamanan pihak kepolisian.

“Allah bekitu mengasihi dan mencintai umatnya, dan kasih Allah itu nyata dalam pengorbanan Yesus Kristus melalui jalan Via Dorolosa ( jalan kesengsaraan ) yang berakhir di kayu salip, tetapi dengan kebangkitannya manusia mengalami kasih yang tak terbatas,” ujar Ketua Jemaat GKI Sion Waroi Sub Klasis Biak Selatan, Pdt, Brury Wutwensa. S.Th pada Senin, 6 April 2026

Pdt, Brury mengatakan, paskah merupakan momen penting bagi umat kristiani, untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematiannya.

Dikatakan, peristiwa tersebut memiliki makna mendalam yakni dengan memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, menandakan kemenangan atas maut telah terjadi dan membawa kehidupan yang kekal.

Selain itu, mengingatkan umat kristiani akan pengharapan dan hidup baru sekaligus mendorong pembaharuan diri menjadi manuasia yang berakhlak, bermoral dan beretika., untuk kepentingan bangsa dan Negara, terutama untuk kemuliaan Tuhan.

“Melalui Paskah, iman kita diteguhkan, dan kita lebih diyakinkan bahuwa hanya di dalam nama Yesus ada keselamatan dan pengampunan dosa,” ujarnya

Pdt, Brury Wutwensa mengaja umat kristiani khususnya di Kabupaten Biak Numfor, agar saling mengasihi dan mencintai, tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan, karena Allah di dalam Yesus Kristus telah menyatakan itu, melalui kematian dan kebangkitannya.

Menurutnya, kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, membuktikan kepada umat yang percaya bahuwa dosa manusia telah diampuni, karena itu sebagai umat kristus harus saling mengampuni dan saling memaafkan jiga ada keselahan.

Pdt, Brury Wutwensa juga mengajak warga gereja, untuk hindari iri hati, dendam, cemburu dan tidak bole hidup berlama- lama dengan amarah, karena dengan sifat anarah, kita tidak memiliki masa depan yang gemilang, melainkan hanya dengan pengampunan ada masa depan yang Tuhan sediakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....