Tren “Sleepmaxxing” Viral di Media Sosial, Gaya Hidup Baru atau Sekadar Tren Sesaat?

  • 04 Apr 2026 12:08 WIB
  •  Biak

Fenomena sleepmaxxing tengah viral di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok. Tren ini menarik perhatian warganet karena menawarkan cara-cara unik untuk mendapatkan tidur yang lebih berkualitas melalui berbagai “ritual” sebelum tidur.

Sleepmaxxing merupakan istilah yang merujuk pada upaya memaksimalkan kualitas dan durasi tidur dengan berbagai teknik, mulai dari mengatur suasana kamar, menggunakan alat pelacak tidur, hingga mengonsumsi suplemen tertentu.

Di media sosial, tren ini semakin populer dengan tagar #sleepmaxxing yang menampilkan rutinitas tidur ala pengguna, seperti menggunakan lampu redup, white noise, hingga menciptakan suasana kamar layaknya spa. Bahkan, sebagian pengguna juga memanfaatkan teknologi seperti sleep tracker dan perangkat pintar untuk memantau kualitas tidur mereka.

Namun, di balik popularitasnya, para ahli kesehatan mulai memberikan peringatan. Tidak semua metode dalam sleepmaxxing terbukti secara ilmiah aman dan efektif. Beberapa praktik seperti penggunaan suplemen tanpa pengawasan medis atau teknik ekstrem seperti menutup mulut saat tidur dinilai berisiko bagi kesehatan.

Selain itu, muncul fenomena yang disebut “orthosomnia”, yaitu kondisi ketika seseorang terlalu terobsesi untuk mendapatkan tidur yang “sempurna” sehingga justru menimbulkan stres dan gangguan tidur.

Meski demikian, sebagian aspek dari sleepmaxxing tetap dinilai positif, seperti menjaga rutinitas tidur yang konsisten, mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur, dan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman.

Tren ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, akan pentingnya kesehatan tidur. Namun, para ahli mengingatkan agar masyarakat tidak mengikuti tren secara berlebihan dan tetap mengutamakan cara-cara yang terbukti aman secara medis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....