Makna Warna Merah dalam Perayaan Imlek

  • 11 Feb 2026 15:16 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan warna merah. Mulai dari lampion yang menghiasi jalanan, amplop angpao yang dibagikan kepada anak-anak, hingga busana yang dikenakan saat hari raya, warna merah seolah menjadi elemen utama yang tak terpisahkan dari tradisi ini. Namun di balik tampilannya yang mencolok dan meriah, merah menyimpan makna filosofis yang mendalam bagi masyarakat Tionghoa.

Dalam budaya Tionghoa, warna merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran. Warna ini dipercaya mampu mengusir energi negatif serta membawa perlindungan bagi mereka yang merayakannya. Kepercayaan tersebut berakar dari legenda kuno tentang makhluk bernama “Nian” yang konon takut pada warna merah dan suara gaduh. Sejak saat itu, masyarakat menggunakan warna merah serta menyalakan petasan untuk menghalau hal-hal buruk saat pergantian tahun.

Tak heran jika menjelang Imlek, rumah-rumah mulai dihiasi dekorasi serba merah. Kertas bertuliskan doa dan harapan ditempel di pintu, lampion merah digantung di teras, dan berbagai ornamen bernuansa merah dipasang untuk menyambut datangnya tahun baru. Bagi banyak keluarga, menghias rumah dengan warna merah bukan sekadar tradisi, melainkan simbol kesiapan menyambut rezeki dan kebahagiaan.

Angpao, amplop merah berisi uang yang diberikan kepada anak-anak atau anggota keluarga yang belum menikah, juga menjadi simbol penting. Warna merah pada angpao dipercaya membawa doa akan kesejahteraan dan perlindungan bagi penerimanya. Tradisi ini menjadi momen yang paling dinantikan anak-anak, sekaligus wujud kasih sayang dan harapan dari orang yang lebih tua.

Di tengah masyarakat Indonesia yang beragam, warna merah saat Imlek juga menjadi simbol semangat kebersamaan. Perayaan ini tak hanya dirasakan oleh komunitas Tionghoa, tetapi turut diramaikan oleh masyarakat luas yang menikmati pertunjukan barongsai, festival kuliner, hingga dekorasi khas yang mempercantik ruang publik.

Lebih dari sekadar warna, merah dalam perayaan Imlek merepresentasikan harapan akan awal yang baru. Ia menjadi pengingat bahwa setiap pergantian tahun membawa kesempatan untuk memperbaiki diri, mempererat hubungan, dan menata langkah dengan semangat yang lebih optimis.

Dengan segala makna yang terkandung di dalamnya, warna merah bukan hanya menghiasi perayaan, tetapi juga menyatukan doa dan harapan di setiap perayaan Tahun Baru Imlek.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....