Shopping Digital, Menjadi Gaya Hidup di Era Digital

  • 23 Jan 2026 13:57 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Kegiatan berbelanja kini tidak harus dilakukan di pusat perbelanjaan yang ramai. Di era digital, masyarakat cukup menggunakan handphone dan koneksi internet untuk membeli berbagai kebutuhan, mulai dari makanan, pakaian, hingga barang elektronik, tanpa perlu keluar rumah. Belanja lewat ponsel pun menjadi gaya hidup baru, terutama di kalangan generasi muda yang mengutamakan kepraktisan dan kecepatan.

Laporan e-Conomy SEA 2024 dari Google, Temasek, dan Bain & Company mencatat nilai pasar e-commerce Indonesia mencapai 62 miliar dolar AS, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Survei Katadata Insight Center juga menyebutkan lebih dari 73 persen konsumen digital di Indonesia berbelanja melalui aplikasi mobile, dengan mayoritas berusia 18 hingga 35 tahun. Bank Indonesia pun melaporkan peningkatan transaksi pembayaran digital sebesar 43,4 persen pada 2024, yang dipicu oleh maraknya penggunaan dompet digital seperti GoPay, OVO, dan Dana.

Promo menarik, gratis ongkir, serta pilihan pembayaran seperti paylater turut mendorong masyarakat semakin gemar berbelanja lewat handphone. Proses yang cepat, mudah, dan sesuai kebutuhan pengguna menjadi alasan utama konsumen memilih cara ini.

Tren belanja digital berkembang pesat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan karena didukung infrastruktur internet yang memadai. Namun, seiring meluasnya jaringan 4G dan 5G serta layanan pengiriman hingga ke daerah, kebiasaan ini juga mulai menjangkau wilayah pedesaan. Fenomena belanja online melalui ponsel sudah muncul sejak awal 2010-an dan melonjak tajam saat pandemi COVID-19. Setelah pandemi berlalu, kebiasaan tersebut tetap bertahan, menandakan perubahan perilaku konsumen yang bersifat jangka panjang.

Selain marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Bukalapak, media sosial seperti TikTok dan Instagram juga ikut memperkuat tren belanja digital lewat fitur live shopping dan konten belanja yang banyak diminati generasi muda.

Dengan teknologi yang terus berkembang, seperti rekomendasi produk yang dipersonalisasi, chatbot, dan fitur augmented reality, pengalaman belanja online kini terasa semakin interaktif. Belanja digital tidak lagi sekadar memenuhi kebutuhan, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup modern yang mencerminkan konsumen masa kini dan masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....