Kabut Asap Selimuti Biak, BPBD Imbau Gunakan Masker

  • 02 Okt 2026 16:55 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Masyarakat Kabupaten Biak Numfor dalam beberapa hari terakhir ini terpapar kabut asap berasal dari kebakaran hutan di sejumlah kabupaten kota di Papua menyebabkan kualitas udara terganggu dan berisiko menimbulkan penyakit ISPA dan lainnya.

"Untuk Kabupaten Biak Numfor, titik api sudah tidak ada. Namun Ada beberapa titik, tetapi tidak menjadi ancaman yang bisa menyuplai asap setebal ini," ujar Kepala BPBD Biak Numfor Lot Luis Yensenem pada Jumat, 2 Oktober 2026

Kabut asap

Kepala BPBD Biak Numfor Lot Luis Yensenem mengatakan, kualitas udara yang sebelumnya baik, kini terganggu sejak, tanggal 29 September hingga saat ini, bahkan hasil pantauan di sejumlah wilayah tersebar di Biak Numfor kabut asap masi sangat tebal.

Lot Luis Yensenem atas nama Pemerintah Daerah mengimbau seluruh masyarakat, terutama lembaga pendidikan mulai dari TK, PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, perguruan tinggi, untuk sementara menggunakan masker saat beraktifitas.

“Kami melakukan pemantauan pada sore hari menunjukkan jarak pandang terganggu. Dari kawasan Goa Jepang atau Taman Anggrek sampai lapangan terbang tidak terlihat, atau sekitar lima kilometer. Di Pantai Bosnik, pulau tidak bisa dipantau dengan mata. Sementara di ruas jalan Biak Timur, Biak Utara, Biak Barat dan Supiori, jarak pandang hanya satu kilometer,” ujarnya

Masyarakat juga diharapkan menjaga lingkungan dan tidak membakar hutan atau lahan secara sembarangan tanpa pengawasan, karena dapat mengakibatkan kebakaran meluas.

Selain itu pengendara roda dua dan roda empat serta masyarakat di pulau-pulau juga diimbau agar lebih berhati-hati saat bepergian pada waktu sore hingga malam hari.

“Masyarakat diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membakar di mana-mana. Pemantauan melalui kamera udara terus dilakukan, dan jika terekam sengaja membakar lahan, sampah atau hutan, akan diproses secara hukum," tegasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....