BMKG : 2 Oktober, Deteksi Sebaran Asap di Papua, Kabut Biak Numfor Kian Pekat
- 02 Okt 2026 11:52 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis citra sebaran asap untuk wilayah Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB, berdasarkan citra satelit Himawari 9 yang diambil pukul 03.00 UTC.
Berdasarkan citra tersebut, BMKG mendeteksi keberadaan asap di sejumlah wilayah, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Papua, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.
Dari sisi pergerakan, sebaran asap di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Maluku, Papua, Papua Barat Daya, dan Papua Barat diprakirakan bergerak ke arah Barat Laut menuju Utara. Sementara itu, sebaran asap di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Papua Selatan bergerak ke arah Barat menuju Barat Laut.
BMKG turut mendeteksi adanya transboundary haze atau asap lintas batas, yakni dari wilayah Kalimantan menuju Serawak, Malaysia, serta dari Papua Nugini menuju Papua Selatan.
Secara umum, arah angin di wilayah Indonesia pada periode tersebut diprakirakan bertiup dari arah Timur-Tenggara menuju Barat Laut-Utara.
Dampak dari sebaran asap tersebut mulai dirasakan di wilayah Biak Numfor. Stasiun Meteorologi Kelas I Frans Kaisiepo Biak dalam keterangannya menyampaikan bahwa pada siang hari, Jumat (2/10/2026), terpantau kabut asap yang semakin pekat di wilayah Biak Numfor dan sekitarnya.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sebaran asap dari wilayah Papua Selatan dan Papua Barat Daya yang terbawa angin ke arah barat laut hingga mencapai wilayah Biak Numfor. Kabut asap ini dilaporkan turut mengurangi jarak pandang, sehingga perlu menjadi perhatian khusus, terutama untuk aktivitas transportasi darat, laut, dan udara di wilayah tersebut.
Stasiun Meteorologi Kelas I Frans Kaisiepo Biak memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi kabut asap tersebut dan akan menginformasikan perkembangan selanjutnya kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....