Pemkab Biak Numfor Perkuat Pengawasan Standar Gizi Program MBG
- 16 Sep 2026 14:19 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menegaskan komitmennya mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dari aspek standar gizi dan keamanan pangan. Penegasan tersebut disampaikan Pj. Sekda Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Puskesmas dalam Penerapan Standar Gizi dan Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Biak Numfor, yang berlangsung di Swissbelhotel Cendrawasih Biak, Rabu 16 September 2026
Ia mengatakan, program MBG merupakan program strategis nasional yang harus mendapat dukungan penuh pemerintah daerah. Karena itu, pengawasan terhadap proses penyediaan hingga distribusi makanan kepada anak-anak perlu dilakukan secara menyeluruh.
“Program ini sangat manfaat bagi semua masyarakat, secara khusus anak-anak kita. Ini program strategis nasional yang wajib akan didukung penuh oleh pemerintah daerah” ujarnya
Zacharias juga mengingatkan pengelola SPPG agar memperhatikan proses pengolahan dan distribusi makanan, termasuk memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak tetap aman dan memenuhi standar gizi.
“Kita tidak ingin program ini yang berniat baik ini justru terhambat oleh masalah teknis seperti keracunan makanan atau mutu gizi yang rendah akibat ketidaktahuan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat sembilan SPPG yang hadir. Pemerintah daerah berharap peningkatan kapasitas tersebut dapat memperkuat peran tenaga kesehatan, khususnya petugas gizi dan sanitasi di Puskesmas, dalam melakukan pemantauan.
Selain penguatan pengawasan MBG, Pemkab Biak Numfor juga meminta percepatan pembangunan SPPG di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Wilayah tersebut dinilai membutuhkan perhatian lebih agar manfaat program MBG dapat dirasakan secara merata.
“Saya mohon teman-teman dari Badan Gizi Nasional tolong secepatnya prioritaskan terkait dengan teman-teman yang ada di 3T. SPPG secepatnya dibangun,” tegasnya.
Zacharias menambahkan, penguatan sumber daya manusia di bidang kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan program MBG berjalan sesuai standar. Petugas gizi dan tenaga sanitasi di Puskesmas diharapkan mampu memantau sanitasi makanan serta kecukupan gizi mikro dan makro.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan, BPOM, Badan Gizi Nasional (BGN), serta yayasan Jenewa Madani Indonesia dan UNICEF yang turut mendukung peningkatan kapasitas SDM dalam pelaksanaan program tersebut.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan perannya secara konsisten agar program MBG dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak di daerah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....