Ketua Satgas Karhutla Biak Numfor : Titik Api Cenderung Berulang di Lokasi yang Sama
- 29 Agt 2026 19:54 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak- Satuan Tugas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutl) di hari kedelapan, Sabtu 29 Agustus 2026 mencatat sebanyak dua kejadian kebakaran yang terjadi dalam rentang waktu hanya beberapa menit. Kebakaran pertama terjadi di wilayah Yendidori pada pukul 12.37 WIT dan pada pukul 12.46 WIT, laporan kebakaran kembali diterima dari Kampung Darmopis Darfuar.
“Kedua lokasi tersebut langsung mendapat penanganan dari tim satgas untuk mencegah api meluas, terutama mendekati kawasan permukiman masyarakat,”ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Biak Numfor yang juga selaku Ketua Satgas Penanggulangan Karhutla, Lot Yensenem melalui press release, Sabtu 29 Agustus 2026 malam

Karhutla yang terjadi dalam beberapa hari terakhir diakui mulai menunjukkan pola yang menjadi perhatian dengan titik api yang berulang pada lokasi tertentu serta waktu kejadian yang hampir serupa membuat dugaan adanya faktor kesengajaan menjadi salah satu hal yang tengah didalami.
“Kejadian kebakaran sebelumnya juga menunjukkan kecenderungan serupa, yakni muncul pada waktu dan lokasi yang relative sama, kembali terjadi di wilayah yang sama, memang ini terbukti tapi tentunya masih dalam asas praduga tak bersalah,”ucapnya .
Selain pola waktu, Satgas juga mencermati bahwa lokasi munculnya api cenderung berulang pada kawasan yang sama,diantaranya wilayah Yendidori, Darfuar, Kelapa Satu, Sumberker, hingga Adainasnosen.
"Kejadian kebakaran yang berulang terus,kalau bukan di Yendidori, pasti Kadaun Darmopis . Kalau bukan Kadaun, pasti Kelapa Satu atau Sumberker, kembali llagi ke Adinasnosen," ujar Lot Yensenem
“Kondisi ini tentunya memunculkan pertanyaan publik mengenai penyebab kebakaran yang terus berulang pada kawasan yang sama,apakah seluruh kejadian tersebut murni akibat faktor alam dan kondisi musim kering, atau terdapat faktor manusia yang secara sengaja memicu munculnya titik api, menjadi hal yang kini perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan,”ucapnya
Satgas menyampaikan bahwa aparat kepolisian telah menerima sejumlah informasi terkait dugaan pihak-pihak yang mengetahui maupun terlibat dalam kejadian tersebut..
Menurutnya, salah satu tantangan dalam pengungkapan kasus karhutla adalah masih adanya masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian, namun enggan memberikan keterangan karena alasan hubungan keluarga maupun kekerabatan.
Press Release hari kedelapan Satgas Penanggulangan Karhultla Kabupaten Biak Numfor turut dihadiri Asisten 2 Setda Biak Numfor,Adam Umar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Biak Numfor, Iwan Ismulyanto,Kabid Sumber Daya Kesehatan.Dinas Kesehatan Biak Numfor, Yance Sanggenafa, dan sejunlah perwakilan personel satgas
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....