Bulog Biak Mulai Salurkan Bantuan Pangan untuk 22.030 Warga

  • 28 Agt 2026 09:53 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Perum Bulog Subdrive Kantor Cabang Biak mulai menyalurkan bantuan pangan beras kepada masyarakat di Kabupaten Biak Numfor, mulai kamis 27 Agustus 2026. Penyaluran bantuan tersebut menyasar sebanyak 22.030 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total beras sekitar 666 ton.

Kepala Bulog Subdrive Biak, Armin Bandjar, mengatakan penyaluran bantuan pangan dimulai sesuai jadwal pemerintah dan akan dilakukan di seluruh desa di Kabupaten Biak Numfor. Menurut Armin, penerima bantuan pangan merupakan masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4 berdasarkan data yang dikirimkan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan Bappenas.

“Ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengisi kebutuhan masyarakat terutama yang desil 1 sampai desil 4 akan beras. Jadi sesuai penyampaian tadi, jadi data yang dikirimkan dari Kementerian Sosial melalui Bappenas dan Kemensos. Jadi penerima ini adalah mereka yang terdata dalam desil 1 sampai 4,” ujarnya

Armin menjelaskan, apabila di lapangan ditemukan penerima yang sudah pindah atau tidak lagi berdomisili di wilayah tersebut, pemerintah daerah dapat menggunakan data cadangan sebagai pengganti. Namun, penerima pengganti tetap harus berasal dari kelompok desil 1 hingga desil 4.

Kepala Bulog Subdrive Biak, Armin Bandjar

“Dan nanti jika di lapangan juga jika dari teman-teman di kelurahan atau di RT, untuk data yang penerimanya mungkin sudah pindah atau tidak lagi menempati domisili setempat, masih ada data cadangan yang bisa digunakan sebagai pengganti. Tapi perlu diperhatikan agar tetap menggunakan data cadangan mereka yang masuk dalam desil 1 sampai 4,” jelasnya.

Armin mengatakan, penyaluran bantuan dimulai dari wilayah yang lebih dekat karena kondisi cuaca yang menjadi kendala untuk menjangkau sejumlah wilayah kepulauan. Padahal, batas waktu penyaluran bantuan pangan tersebut hanya sampai 30 September 2026.

Ia menambahkan, Bulog akan tetap memantau kondisi cuaca dan laut untuk mempercepat penyaluran ke wilayah lainnya.

“Bergerak akan dulu kami salurkan sambil melihat situasi kondisi laut. Jika memungkinkan, kami akan melaksanakan yang dibuat,” katanya.

Armin berharap masyarakat penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik dan menggunakannya untuk kebutuhan pangan keluarga.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Samofa, Obet Yansenem, mengatakan bantuan pangan dari Bulog bukan pertama kali disalurkan kepada masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, bantuan tersebut telah dilakukan secara kontinu dan pihak kelurahan membantu proses penyaluran kepada masyarakat.

“Untuk bantuan pangan dari Bulog ini sesuatu yang sudah terlaksana dan ini bukan hari pertama atau bantuan pertama yang disalurkan di Kelurahan Samofa. Ini secara kontinu sudah dilakukan terus dan kami sebagai kelurahan kami punya tugas adalah membantu untuk menyalurkan bahan pangan ini kepada masyarakat,” kata Obet.

Obet menyebut, terdapat lebih dari 500 warga di Kelurahan Samofa yang masuk dalam kategori penerima bantuan pangan berdasarkan data yang diterima pihak kelurahan.

“Total kami di Kelurahan Samofa itu ada 500 lebih warga masyarakat yang berhak atau layak untuk menerima bantuan pangan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyaluran kepada masyarakat direncanakan mulai Senin pekan depan. Pihak kelurahan terlebih dahulu melakukan persiapan dan briefing kepada pegawai agar proses penyaluran berjalan tertib.

Obet berharap program bantuan pangan tersebut dapat terus dilaksanakan karena dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami berharap karena bantuan pangan ini sekali lagi kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia dalam hal ini Presiden dan Gubernur dan Bupati. Karena inilah satu-satunya yang bisa kami salurkan kepada masyarakat. Dan kami berharap bantuan ini itu secara kontinu disampaikan karena ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ucap Obeth mengakhiri

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....