Tracing TB Terintegrasi CKG Gencar dilakukan Dinas Kesehatan Biak Numfor

  • 31 Jul 2026 07:38 WIB
  •  Biak

RRI,CO.ID, Biak- Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor melaunching Tracing Tuberkulosis Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 71 kampung lokus Kabupaten Biak Numfor Tahun 2026 berlangsung di Pantai Wari Distrik Biak Utara,Kamis 30 Juli 2026. Pembukaan kegiatan tersebut oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor Daud Nataniel Duwiri, SKM.,M.Kes dan dihadiri Kabid P2P, Kasie Survailans imunisasi, Tim P2P dan Yankes, Kepala Puskesmas Korem, dokter dan tim Tracing TB dan CKG.Selain itu juga perwakilan pemeritahan Distrik Biak utara, Kepala Kampung dan Bamuskam serta masyarakat Biak Utara .

“Tuberkulosis masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat, termasuk di Kabupaten Biak Numfor. Penyakit ini dapat disembuhkan, namun keberhasilan pengendaliannya sangat bergantung pada kemampuan menemukan kasus sedini mungkin, melakukan pelacakan kontak secara menyeluruh, memberikan terapi pencegahan kepada yang memenuhi syarat, serta memastikan seluruh pasien menjalani pengobatan sampai sembuh,”ujar Daud Duwiri

“Melalui kegiatan Tracing TB Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG), kita mengubah pendekatan dari menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan menjadi aktif mendatangi masyarakat yang berisiko. Setiap kontak serumah pasien TB akan memperoleh kesempatan menjalani pemeriksaan kesehatan, skrining TB, edukasi, serta tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus, memutus rantai penularan, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,”ucapnya.

Kadis Kesehatan Daud Duwiri menambahkan keberhasilan kegiatan ini tidak dapat dicapai oleh sektor kesehatan saja namun diperlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah distrik dan kampung, fasilitas pelayanan kesehatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga seluruh lapisan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh Kepala Puskesmas beserta jajarannya untuk melaksanakan tracing secara berkualitas, tepat sasaran, dan memastikan seluruh kontak mendapatkan pelayanan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Saya juga mengharapkan dukungan pemerintah distrik, pemerintah kampung, serta para kader dalam membantu pendataan, mobilisasi, edukasi masyarakat, dan pendampingan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung,”;ujar Daud Duwiri.

“Mari kita hilangkan stigma terhadap penderita TB. Berikan dukungan kepada mereka agar berani memeriksakan diri, patuh berobat secara teratur, dan memiliki semangat untuk sembuh. Karena semakin cepat kasus ditemukan dan diobati, semakin besar peluang kita memutus mata rantai penularan,”ucapnya

Melalui kegiatan Tracing Tuberkulosis Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi langkah nyata dalam mempercepat penemuan kasus, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta mewujudkan Kabupaten Biak Numfor yang lebih sehat menuju Indonesia Bebas Tuberkulosis.

Sementara hasil tracing TB terintegrasi CKG yang dilakukan Dinas Kesehatan di hari itu menyasar 115 orang,jumlah kontak di Tracing/IK TBC sebanyak 100 orang,jumlah TPT (Terapi pencegahan Tuberkulosis) ada 70 orang dan jumlah suspek 30 sebanyak orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....