Pejuang Lingkungan Biak Serahkan Kalpataru kepada Bupati
- 08 Jul 2026 11:13 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Aktivis lingkungan asal kampung Imbari Distrik Warsa , kabupaten Biak Numfor, Papua, .John Wompere, serahkan penghargaan Kalpataru kepada Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, berlangsung saat Penutupan Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) di Venue Utama Lapangan Cendrawasih Biak, Selasa 7 Juli 2026. Penghargaan tersebut berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup yang diberikan kepada 16 pejuang lingkungan atas dedikasi, komitmen, dan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan hidup Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, John Wompere menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada Bupati Biak Numfor sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terhadap berbagai upaya pelestarian lingkungan di daerah.
John Wompere mengatakan, penghargaan tersebut merupakan buah dari perjalanan panjang yang telah ia tekuni selama lebih dari dua dekade dalam mengembangkan gaharu endemik Biak. Menurutnya, berbagai tantangan, termasuk kurangnya dukungan pada masa awal, tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berkarya.
"Perjalanannya memang agak susah, tetapi kami tekuni sejak tahun 2003 sampai hari ini. Kami lebih fokus pada pengembangan gaharu endemik Biak beserta produk-produk turunannya. Dulu banyak yang menganggap apa yang kami kerjakan tidak mungkin berhasil, tetapi hari ini terbukti saya mendapatkan penghargaan Kalpataru untuk kedua kalinya," kata John.
Ia menjelaskan, setelah sebelumnya menerima penghargaan Kalpataru sebagai penyelamat lingkungan, pada tahun 2026 dirinya kembali menerima penghargaan Kalpataru Lestari. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain fokus pada konservasi, John juga mengembangkan berbagai produk turunan gaharu, khususnya produk herbal yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Menurutnya, gaharu merupakan salah satu komoditas bernilai tinggi yang memiliki peluang besar di pasar lokal hingga internasional.
"Sementara ini saya mengembangkan produk-produk herbal gaharu, seperti baby oil, perawatan kulit, rambut, minyak urut hingga herbal untuk kesehatan. Gaharu merupakan salah satu pohon dengan nilai ekonomi yang sangat tinggi sehingga memiliki peluang pasar yang besar," ujarnya.
John berharap semakin banyak generasi muda dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata menanam pohon dan menjaga kelestarian hutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....