Cuaca Ekstrem, BPBD Supiori Imbau Warga Waspada
- 16 Apr 2026 12:59 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Supiori mencatat sejumlah kejadian bencana yang dipicu cuaca ekstrem selama tiga bulan pertama tahun ini. Dampak yang terjadi meliputi longsor, banjir genangan, hingga abrasi di wilayah pesisir. Kepala BPBD Supiori, Lukas Mansawan, menjelaskan bahwa pada awal tahun, peristiwa cuaca ekstrem sudah dirasakan di sejumlah kampung, termasuk di wilayah kampung porisa.
“Di tiga bulan pertama ini memang terjadi beberapa kejadian, seperti di awal tahun di Kampung Porisa, dibulan kedua kondisi masih sama Di Supiori Timur itu ada longsor di beberapa tanjakan, tapi tidak masif sehingga masih bisa ditangani secara swadaya oleh masyarakat karena hanya menutup sebagian badan jalan,” ujarnya pada pekan ini
Selain longsor, cuaca ekstrem juga menyebabkan genangan air di permukiman warga serta fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas pembantu (pustu). Beberapa sekolah yang terdampak antara lain sekolah satu atap di Wakre dan SD Mariadori, Supiori Selatan. Di wilayah Supiori Utara dan Barat, genangan air juga terjadi di sejumlah sekolah, dengan ketinggian rata-rata mencapai sekitar 20 sentimeter. Sementara itu, wilayah pesisir mengalami gelombang pasang yang mengakibatkan abrasi.
BPBD Supiori juga mengungkapkan bahwa fenomena cuaca ekstrem ini turut dipengaruhi oleh kondisi global seperti El Nino, yang menyebabkan peningkatan suhu permukaan laut. Sebagai langkah antisipasi, BPBD Supiori terus berkoordinasi dengan berbagai pihak serta rutin menyampaikan informasi perkembangan cuaca kepada masyarakat. Warga, khususnya nelayan, diimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca sebelum beraktivitas.
“Kami selalu memberikan update informasi cuaca kepada masyarakat, terutama bagi yang beraktivitas di laut, agar bisa mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem,” ucapnya mengakhiri
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....