BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Papua 7-10 April
- 07 Apr 2026 12:19 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Maritim Dok II Jayapura resmi mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk wilayah perairan Papua. Peringatan ini berlaku mulai 7 April 2026 pukul 09.00 WIT hingga 10 April 2026 pukul 09.00 WIT.
Berdasarkan hasil analisis sinoptik yang dirilis BMKG, pola angin di wilayah utara Papua umumnya bertiup dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di tiga wilayah perairan, yakni Perairan Selatan Serui, Perairan Sarmi-Mamberamo, dan Perairan Jayapura.
Kondisi angin kencang ini turut memicu potensi gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter yang masuk dalam kategori "Sedang" menurut skala BMKG. Meski tidak masuk kategori ekstrem, ketinggian gelombang ini tetap dinilai berbahaya bagi aktivitas pelayaran, terutama kapal-kapal berukuran kecil.
BMKG mencatat setidaknya delapan wilayah perairan di Papua berpotensi mengalami gelombang tinggi dalam rentang 1,25 hingga 2,5 meter, yaitu Perairan Timur Pulau Biak, Perairan Barat Pulau Biak, Perairan Utara Pulau Biak, Perairan Selatan Pulau Biak, Perairan Jayapura, Perairan Utara Serui, Perairan Kepulauan Mapia dan Perairan Sarmi – Mamberamo.
BMKG mengimbau seluruh pelaku pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan. Gelombang pada ketinggian ini dinilai berisiko terhadap keselamatan jiwa dan armada diantaranya - Perahu Nelayan berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Sementara itu, Kapal Tongkang berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....