Ketersediaan Pangan di Biak Numfor Tercukupi jelang Idul Fitri 1447 H
- 17 Mar 2026 11:22 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/ 2026 Masehi, ketersediaan komoditi pangan pokok di Kabupaten Biak Numfor terjamin cukup bahkan hingga 3 bulan ke depan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor, Yubelis Usior, S.E, M.M. Selasa 17 Maret 2026.
"Kami telah memeriksa kurang lebih 12 gudang pelaku usaha untuk memastikan stok beras, ayam, dan minyak goreng tercukupi. Selain itu, LPG yang masih dalam perjalanan juga akan tersedia cukup menjelang hari raya," ujarnya.
Untuk mendukung ketersediaan dan keterjangkauan harga, pemerintah telah melaksanakan pasar murah di lima titik wilayah, yaitu di Ingupi, Masjid Angkasa, serta di Biak Utara. Dalam pasar murah tersebut ada delapan komoditi yang dijual, namun masyarakat diimbau untuk berbelanja secukupnya.
"Kami juga sudah membatasi satu orang misalnya hanya bisa membeli berasa maksimal 10 kilogram, agar bisa terbagi juga untuk warga yang lain," Ucap Kadis Perindag.
Dikatakan, pasar murah juga menjadi upaya pengendalian inflasi, mengingat beberapa komoditi seperti beras dan daging ayam yang tidak diproduksi lokal dan harus disupply dari luar sehingga rentan terhadap fluktuasi harga nasional.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Biak Numfor sekaligus Anggota Satgas Saber Pangan Kabupaten, Iptu Dr. (c) Daniel Zeth Rumpaidus, S.H., M.H, menyampaikan bahwa tim terus melakukan pengawasan ketat terhadap harga dan kualitas pangan.
| Baca juga: Perdana,Kabupaten Asmat Mengikuti FBMW 2026 |
"Saber berarti 'sapu bersih' pelanggaran terkait harga pangan. Kami berkoordinasi dengan Bapanas (bahan pangan nasional) Pusat untuk memastikan para pelaku usaha tidak menaikkan harga semaunya, karena harga tertinggi menjelang Idul Fitri sudah ditentukan secara nasional," jelasnya.
Satgas juga mengingatkan larangan penjualan barang yang sudah kedaluwarsa, yang dapat dikenai proses hukum sesuai dengan undang-undang perlindungan konsumen. Selain itu, praktik penimbunan dan ekspor komoditi pangan yang menyebabkan kelangkaan juga akan ditindak tegas.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak hanya memperhatikan masalah pangan, tetapi juga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) mengingat mobilitas masyarakat yang meningkat jelang hari raya. Segala hal yang mencurigakan terkait pangan maupun keamanan dapat dilaporkan langsung ke Polres Biak Numfor atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan," ungkapnya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....