Peringatan Dini Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Sejumlah Perairan Papua
- 24 Feb 2026 13:53 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Stasiun Meteorologi Maritim Kelas III Dok II Jayapura, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan dini informasi tinggi gelombang untuk wilayah perairan Papua. Peringatan ini berlaku mulai Selasa, 24 Februari 2026 pukul 09.00 wit hingga Jumat, 27 Februari 2026 pukul 09.00 wit atau selama tiga hari penuh.
BMKG membagi peringatan ini ke dalam dua kategori berdasarkan tinggi gelombang yang berpotensi terjadi di masing-masing wilayah perairan.
Kategori Pertama: Gelombang Sedang, Tinggi 1,25 – 2,5 Meter
Gelombang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan, meliputi Perairan Kepulauan Mapia, Perairan Timur Pulau Biak, Perairan Utara Pulau Biak, Perairan Utara Serui, Perairan Selatan Serui, dan Perairan Selatan Pulau Biak.
Kondisi ini dinilai berisiko bagi keselamatan pelayaran, terutama untuk perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.
Kategori Kedua: Gelombang Tinggi, 2,5 – 4,0 Meter
Kondisi yang lebih berbahaya diprakirakan terjadi di tiga wilayah perairan, yakni Perairan Barat Pulau Biak, Perairan Sarmi–Mamberamo, dan Perairan Jayapura. Di kawasan ini, gelombang berpotensi mencapai ketinggian antara 2,5 hingga 4,0 meter, yang tergolong dalam kategori gelombang tinggi.
Gelombang setinggi ini berisiko terhadap keselamatan tiga jenis armada pelayaran sekaligus, yakni perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan ketinggian gelombang 1,25 meter, kapal tongkang pada kecepatan angin 16 knot dan ketinggian gelombang 1,5 meter, serta kapal ferry pada kecepatan angin 21 knot dan ketinggian gelombang 2,5 meter.
Berdasarkan analisis kondisi sinoptik yang dirilis BMKG, terdapat pola belokan angin atau shearline di perairan Samudra Pasifik utara Papua. Fenomena atmosfer ini diketahui dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah tersebut.
Selain itu, pola angin di wilayah utara Papua umumnya bergerak dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 15 knot.
Untuk informasi lebih lanjut dapat mengakses pembaharuan peringatan dini serta kondisi gelombang terkini melalui akun Instagram resmi @bmkgstamarjayapura.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....