SMPN 13 Baubau Beri Perhatian kepada Alif, Dorong Dukungan Beasiswa

  • 10 Sep 2026 15:41 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Perhatian terhadap Alif, siswa SMPN 13 Kota Baubau yang tetap mengikuti lomba gerak jalan indah tingkat Kota Baubau dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia meski ibunya meninggal dunia pada waktu yang bersamaan, terus diberikan oleh pihak sekolah dan Pemerintah Kota Baubau.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu Alif tetap melanjutkan pendidikan sekaligus menjalani kesehariannya dengan baik di tengah kondisi keluarga yang berat.

Kepala SMPN 13 Baubau, Abdul Rahman mengatakan pihak sekolah telah mengusulkan Alif untuk mendapatkan bantuan pendidikan melalui program beasiswa Pemerintah Kota Baubau. Usulan itu dilakukan setelah Alif belum mendapatkan bantuan beasiswa melalui program Kementerian Sosial.

“Karena Alif tidak mendapatkan beasiswa melalui Kementerian Sosial, kami mengusulkan agar mendapatkan beasiswa yang diadakan oleh Pemerintah Kota Baubau,” kata Abdul Rahman dalam keterangan persnya, Kamis 10 September 2026.

Menurut Abdul Rahman, usulan beasiswa tersebut saat ini masih dalam proses melalui Dinas Pendidikan Kota Baubau untuk selanjutnya diteruskan kepada Pemerintah Kota Baubau.

Ia berharap bantuan pendidikan tersebut dapat diberikan selama Alif masih menempuh pendidikan di tingkat SMP.

“Harapan kami, beasiswa ini bisa diberikan selama Alif masih bersekolah. Kalau nanti sudah SMA, mekanismenya berbeda karena sudah menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” jelasnya.

Abdul Rahman mengatakan, perhatian terhadap kondisi Alif juga merupakan pesan dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Baubau, La Mane. Atas arahan tersebut, para kepala sekolah jenjang SD dan SMP se-Kota Baubau turut menunjukkan kepedulian dengan mengumpulkan sebagian rezeki mereka untuk diberikan kepada Alif beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kepedulian tersebut bukan hanya berupa bantuan, tetapi juga menjadi bentuk kebersamaan dan dukungan moral dari lingkungan pendidikan kepada Alif.

Hal itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen lingkungan pendidikan dan Pemerintah Kota Baubau untuk memastikan anak-anak yang berada dalam kondisi membutuhkan tetap memperoleh hak pendidikan, perhatian, serta dukungan agar dapat tumbuh dan berkembang secara layak.

Abdul Rahman mengungkapkan, selama bersekolah di SMPN 13 Baubau, Alif dikenal sebagai anak yang baik dan tekun belajar. Ia juga tetap ceria ketika bermain bersama teman-temannya.

“Kalau sehari-hari di sekolah, Alif baik. Belajarnya juga tekun dan bermainnya ceria. Di rumah, dia juga bergaul dengan masyarakat dengan baik,” ungkapnya.

Pihak sekolah menyadari bahwa kehilangan kedua orang tua di usia yang masih belia bukanlah sesuatu yang mudah bagi Alif. Karena itu, sekolah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan pendampingan kepadanya.

“Memang berat ketika kita ditinggalkan orang tua, apalagi Alif sudah kehilangan kedua orang tuanya. Di usia yang masih belia, tentu kita bisa membayangkan bagaimana keadaannya,” tuturnya.

Abdul Rahman berharap Alif tetap kuat dalam menjalani kehidupannya dan tidak kehilangan semangat untuk belajar serta meraih cita-cita.

“Harapan kami semoga Alif bisa menjalani kehidupannya seperti biasa, seolah-olah masih ada orang tuanya. Kami yang ada di sekolah siap membantu Alif apabila mengalami sesuatu,” pungkasnya,”tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....