Pemkot Baubau Perkuat Peta Jalan Pembangunan Kependudukan
- 15 Sep 2026 13:11 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Kota Baubau terus memperkuat perencanaan pembangunan kependudukan sebagai bagian dari upaya memanfaatkan peluang bonus demografi.
Hal tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kota Baubau dalam kegiatan penguatan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Kendari, Senin 14 September 2026. Pertemuan mengusung tema “Penggerakan Kampung Keluarga Berkualitas dalam Mendukung Kapitalisasi Bonus Demografi melalui Skema PJPK.”
Kegiatan ini bertujuan mendorong percepatan penyusunan sekaligus penyelarasan dokumen pembangunan kependudukan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Kepala DP3AKB Kota Baubau, Abdul Rahman, dalam siaran persnya, Selasa 15 September 2026 mengatakan penyusunan PJPK membutuhkan perhatian serius serta sinergi lintas sektor agar dokumen yang dihasilkan tidak berhenti pada tahap perencanaan.
Menurut dia, hasil penyusunan PJPK harus mampu diterjemahkan menjadi program dan kebijakan yang dapat diimplementasikan secara nyata oleh pemerintah daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asmar, M.Si., turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penyusunan dokumen PJPK.
Sementara itu, Direktur Pemaduan Kebijakan Kependudukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Dr. Faizal Fahmi, SKM., M.Kes., menegaskan posisi PJPK sebagai salah satu instrumen penting dalam pembangunan kependudukan.
“PJPK harus ditempatkan sebagai instrumen strategis pembangunan, bukan sekadar dokumen administratif,” ujar Faizal.
Ia menargetkan dokumen PJPK Provinsi Sulawesi Tenggara dapat dirampungkan pada 2026.
Kampung Keluarga Berkualitas Jadi Wadah Integrasi Program
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda menjadi fokus pembahasan, mulai dari strategi penyusunan PJPK yang berkualitas, penguatan Kampung Keluarga Berkualitas, hingga penegasan komitmen pemerintah daerah dalam mengimplementasikan dokumen tersebut.
Kampung Keluarga Berkualitas dinilai memiliki peran penting karena menjadi wadah integrasi dan konvergensi berbagai program pembangunan berbasis masyarakat.
Program tersebut mencakup pemberdayaan ekonomi dan sosial keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penyelarasan indikator kependudukan dengan program pembangunan daerah.
Abdul Rahman mengatakan, keikutsertaan DP3AKB dan Baperida dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Baubau untuk memperkuat koordinasi antardinas.
Selain memperkuat koordinasi, Pemkot Baubau juga akan mendorong penyelarasan perencanaan pembangunan daerah serta penyusunan rencana aksi yang terukur.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan pembangunan kependudukan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi dapat memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....