Nobar Film Semua Akan Baik-Baik Saja di Baubau Bersama Penyandang Disabilitas

  • 10 Jun 2026 05:56 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Suasana haru, bahagia, dan penuh semangat mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) film Semua Akan Baik-Baik Saja yang digelar di Atrium Lippo Plaza Baubau, Minggu 7 Juni 2026.

Sebanyak 127 penyandang disabilitas dan pendamping dari berbagai komunitas hadir dalam kegiatan yang menjadi ruang apresiasi sekaligus perayaan kesetaraan dan inklusivitas.

Keceriaan peserta terlihat sejak sebelum pemutaran film dimulai. Salah satunya saat Resky Sayidina Saputri, siswi penyandang Down Syndrome kelas XI SLB Tat Twam Asi Baubau, tampil menghibur peserta dengan menyanyikan lagu anak-anak "Cicak-Cicak di Dinding". Penampilannya disambut tepuk tangan meriah dari ratusan peserta yang memenuhi lokasi kegiatan.

Nobar tersebut menjadi pengalaman istimewa bagi komunitas disabilitas di Kota Baubau. Peserta berasal dari berbagai komunitas dan lembaga pendidikan, di antaranya SLBS Kokalukuna, SLBS Tat Twam Asi, SLBS Murhum, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia, serta Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia.

Kegiatan ini digagas oleh Buton Tengah Creative bersama Baubau Creative Forum yang terafiliasi dengan Indonesia Creative Cities Network dan mendapat dukungan dari Raffi Ahmad.

Turut hadir memberikan dukungan, La Ode Nursamsu yang menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, ruang-ruang inklusif seperti ini perlu terus diperbanyak agar penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berpartisipasi, dan meraih mimpi.

“Teman-teman penyandang disabilitas juga harus memiliki rasa percaya diri, harapan untuk bermimpi, dan diberikan kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.

Sebelum pemutaran film, peserta juga mengikuti sesi pertemuan virtual bersama Baim Wong dan Raffi Ahmad. Momen tersebut memberikan semangat tersendiri bagi peserta yang merasa mendapat perhatian langsung dari tokoh nasional yang terlibat dalam gerakan inklusivitas.

Film Semua Akan Baik-Baik Saja mengangkat pesan kuat tentang kesetaraan, empati, penerimaan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Film ini juga menghadirkan representasi penyandang disabilitas sebagai bagian penting dalam alur cerita, sehingga memberikan ruang yang lebih luas bagi kelompok disabilitas untuk tampil dan didengar.

Lebih dari sekadar menonton film, kegiatan ini menjadi wadah membangun jejaring antarkomunitas, memperkuat kolaborasi, serta membuka ruang partisipasi yang setara bagi semua kalangan tanpa diskriminasi.

Nobar tersebut merupakan bagian dari gerakan inklusivitas nasional yang digelar serentak di tujuh daerah di Indonesia, yakni Jakarta, Baubau, Malang, Cianjur, Padang, Pontianak, dan Tanjung Pinang.

Salah seorang peserta dari PPDI mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bagus karena memberi ruang kepada kami yang memang berbeda dengan orang lain pada umumnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, semangat inklusivitas tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang menghadirkan ruang kebersamaan, penghargaan, dan kesempatan yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....