Marseille Kalah 5 Kali Beruntun, Terpuruk di Papan Bawah Ligue 1
- 21 Sep 2026 16:44 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Olympique de Marseille belum mampu keluar dari periode sulit pada awal musim 2026/2027. Kekalahan 1-2 dari Paris Saint-Germain di Stade Velodrome, Minggu, 20 September 2026, membuat Marseille menelan lima kekalahan secara berturut-turut.
Dilansir dari Reuters, rentetan hasil tersebut membawa Marseille ke posisi kedua dari bawah klasemen Ligue 1. Dari lima pertandingan yang telah dimainkan, klub yang musim lalu finis di peringkat kelima itu baru mengumpulkan tiga poin.
Masalah Marseille sebenarnya sudah muncul sebelum kompetisi dimulai. Klub menghadapi pembatasan finansial dari UEFA dan badan pengawas keuangan sepak bola Prancis sehingga ruang mereka untuk melakukan aktivitas transfer menjadi terbatas.
Kondisi keuangan klub membuat Marseille harus mengurangi pengeluaran untuk gaji dan melepas sejumlah pemain. Namun, performa mereka di awal musim ternyata jauh lebih buruk dibandingkan perkiraan setelah perubahan tersebut.
Pelatih Bruno Genesio mengakui kekalahan merupakan bagian dari sepak bola. Akan tetapi, ia tidak ingin timnya menjadikan kekalahan beruntun sebagai sesuatu yang dapat diterima.
“Kami bisa saja mengalami kekalahan, karena itu merupakan bagian dari sepak bola. Namun, merasa puas dengan kekalahan yang dianggap terhormat, terutama setelah empat kekalahan beruntun di liga, tidak dapat diterima,” kata Genesio seusai pertandingan melawan PSG.
Menurut Genesio, pertandingan Ligue 1 memang selalu menghadirkan tantangan. Ia menilai kemenangan atau bahkan sekadar mendapatkan poin dari tim-tim kuat dapat membantu Marseille membangun kembali kepercayaan diri.
“Kami tahu bahwa setiap pertandingan Ligue 1 sulit dan ketika kami mampu meraih poin melawan tim-tim yang sangat bagus, hal itu memberi kami kepercayaan diri sekaligus memungkinkan kami membangun momentum.”
Meski demikian, Genesio tidak sepenuhnya menganggap hasil buruk tersebut hanya disebabkan faktor keberuntungan. Ia mengakui Marseille juga belum memberikan penampilan yang cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
“Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami belum mendapatkan apa yang sebenarnya layak kami dapatkan, tetapi kami juga belum melakukan cukup banyak hal untuk pantas mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Jeda internasional selama tiga pekan akan dimanfaatkan Genesio untuk mengevaluasi kondisi Marseille. Pelatih yang baru didatangkan dari Lille pada awal musim tersebut akan melakukan pembahasan bersama manajemen, staf kepelatihan, dan para pemain.
Tekanan terhadap posisi Genesio juga mulai menjadi perhatian setelah lima kekalahan beruntun. Namun, ia menegaskan tidak memiliki rencana untuk meninggalkan kursi pelatih Marseille.
“Tidak ada pertanyaan untuk mengundurkan diri,” tegas Genesio kepada wartawan.
Ia mengatakan fokus utamanya saat ini adalah mencari cara agar tim dapat memperbaiki performa ketika kompetisi kembali bergulir.
“Saya akan melakukan evaluasi bersama manajemen, staf saya, dan para pemain, karena untuk saat ini yang paling penting bagi saya adalah membantu tim berkembang.”
Genesio menilai persoalan Marseille bukan terletak pada sikap para pemain. Menurutnya, para pemain telah menunjukkan semangat dan komitmen sejak awal musim, tetapi pertahanan di area kotak penalti masih menjadi pekerjaan besar.
“Dalam hal semangat dan komitmen tim, saya tidak punya banyak hal untuk dikritik sejak awal musim. Kami hanya harus tampil lebih baik di kotak penalti kami sendiri. Kami terlalu banyak kebobolan gol yang sebenarnya bisa dihindari,” ujar Genesio.
Selain terpuruk di kompetisi domestik, Marseille juga mengawali perjalanan mereka di Eropa dengan hasil mengecewakan. Mereka kalah telak 1-4 dari Besiktas pada pertandingan pertama Liga Europa pekan lalu.
Marseille kini memiliki waktu sekitar tiga pekan untuk melakukan pembenahan sebelum kembali bertanding. Laga berikutnya akan membawa mereka ke markas Troyes pada 11 Oktober.
Empat hari setelah pertandingan tersebut, Marseille dijadwalkan kembali bermain di kandang untuk menghadapi Olympiakos dari Yunani dalam lanjutan kompetisi Eropa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....