Fulham Terpuruk, Arbeloa Minta Tim Tetap Bersabar
- 06 Sep 2026 13:02 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Fulham belum mampu menemukan hasil positif di awal perjalanan mereka bersama Alvaro Arbeloa. Kekalahan 2-3 dari Crystal Palace di Craven Cottage, Sabtu, 5 September 2026, menjadi kekalahan ketiga secara beruntun di Premier League musim ini.
Dilansir dari Reuters, Fulham sebenarnya sempat berada dalam posisi menguntungkan karena dua kali memimpin pertandingan. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga peluit akhir dan Palace berhasil membawa pulang tiga poin.
Hasil itu melanjutkan tren negatif Fulham setelah sebelumnya mereka dikalahkan Chelsea dengan skor 2-3 dan Sunderland 0-1. Satu-satunya kemenangan yang berhasil diraih Fulham musim ini justru terjadi di Piala Liga Inggris ketika menghadapi AFC Wimbledon pada putaran kedua.
Performa tersebut mulai memicu kekecewaan dari pendukung di Craven Cottage. Cemoohan bahkan terdengar dari tribun setelah Fulham tercatat sudah kemasukan tujuh gol dalam tiga pertandingan Premier League.
Situasi sulit belum akan berakhir. Fulham dijadwalkan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke Anfield untuk melawan Liverpool, sebelum kemudian menjamu Manchester United.
Meski demikian, Arbeloa menilai hasil buruk pada awal musim tidak seharusnya menjadi dasar untuk menghakimi perjalanan timnya sepanjang kompetisi.
"Ini tiga pertandingan, tiga kekalahan, jadi memang sulit," kata Arbeloa. "Sekarang Anda berpikir bahwa kami harus pergi ke Anfield, kemudian Manchester United datang ke Craven Cottage, jadi Anda bisa melihat bahwa ada dua pertandingan yang sangat sulit.
"Kami sudah tahu bahwa bulan ini akan menjadi bulan yang sangat berat, tetapi saya mengatakan kepada para pemain bahwa bulan ini tidak akan menentukan keseluruhan musim kami.
"Saya pikir mereka bekerja sangat keras. Mereka bermain seperti hari ini, memberikan segala yang mereka miliki, dan dengan mentalitas serta karakter seperti ini saya yakin kemenangan akan datang."
Di tengah hasil yang mengecewakan, Fulham sebenarnya menunjukkan produktivitas yang cukup baik. Filosofi menyerang yang diterapkan Arbeloa membuat timnya mencetak empat gol dalam tiga pertandingan yang berakhir dengan kekalahan.
Saat menghadapi Palace, Fulham juga lebih aktif dalam menciptakan peluang dengan mencatat 25 percobaan tembakan. Persoalan utama justru muncul di lini pertahanan yang terlalu mudah memberikan kesempatan kepada lawan.
Arbeloa mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, terutama dalam mengantisipasi situasi yang berujung pada gol lawan.
"Kami kebobolan gol dengan sangat mudah. Crystal Palace tidak perlu melakukan terlalu banyak hal untuk mencetak tiga gol," ujarnya.
Menurut Arbeloa, beberapa gol yang bersarang ke gawang Fulham sebenarnya berasal dari situasi yang seharusnya dapat dikendalikan. Ia menilai timnya harus segera belajar karena kesalahan kecil dapat mengubah jalannya pertandingan.
"Situasi seperti itu sebenarnya mudah dikendalikan, termasuk gol yang kami kebobolan, jadi ini bukan sesuatu yang sangat saya khawatirkan. Hal yang sama juga terjadi pada beberapa gol Chelsea, dan kami harus belajar dengan cepat karena ketika Anda kebobolan, pertandingan bisa berubah.
"Jika Anda sedang unggul 2-1 di kandang, Anda tidak boleh membiarkan serangan balik dan situasi seperti itu terjadi. Ketika Anda sedang unggul, Anda tidak boleh kebobolan dengan cara seperti itu."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....