Penilaian Transfer Juventus 2026/2027, Perombakan Besar Si Nyonya Tua
- 16 Sep 2026 11:29 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Juventus melakukan perombakan cukup besar pada bursa transfer musim panas 2026/27. Bianconeri mendatangkan pemain baru hampir di setiap lini untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada Luciano Spalletti.
Randal Kolo Muani, Pape Matar Sarr, Jhon Lucumi, Nick Woltemade hingga Guglielmo Vicario menjadi beberapa nama utama yang tiba di Turin. Juventus juga berinvestasi kepada pemain muda melalui perekrutan Kerim Alajbegovic.
Perubahan tersebut mulai terlihat pada awal musim. Juventus memenangkan dua pertandingan pertama Serie A, kemudian bermain imbang 1-1 melawan AC Milan sebelum menelan kekalahan 2-3 dari Sassuolo pada pekan keempat.
Randal Kolo Muani — 9/10
Kembalinya Randal Kolo Muani menjadi salah satu transfer terpenting Juventus musim ini.
Berbeda dari periode pertamanya yang berstatus pinjaman, kali ini Juventus mendatangkan penyerang Prancis tersebut secara permanen dari Paris Saint-Germain.
Juventus sebenarnya sudah mengetahui kualitas Kolo Muani. Pada periode pertamanya bersama Bianconeri pada 2025, ia mampu menghasilkan 10 gol dan tiga assist dari 22 pertandingan.
Kelebihan terbesar transfer ini adalah minimnya risiko adaptasi. Kolo Muani sudah mengenal lingkungan Juventus sekaligus karakter sepak bola Italia.
Dari sisi taktik, kecepatannya memberikan dimensi berbeda di lini depan. Ia mampu melakukan pergerakan ke belakang garis pertahanan, membawa bola dalam transisi, sekaligus bergerak melebar untuk membuka ruang.
Spalletti bahkan menilai Kolo Muani memiliki kualitas dalam melakukan pergerakan tanpa bola, menghubungkan permainan dan melewati lawan.
Kehadirannya menjadi semakin penting setelah Juventus meminjamkan Jonathan David ke Atletico Madrid dan Lois Openda ke Lyon.
Pape Matar Sarr — 8,5/10
Transfer Pape Matar Sarr memberikan sesuatu yang cukup dibutuhkan lini tengah Juventus: energi.
Gelandang Senegal tersebut bergabung dari Tottenham Hotspur setelah mencatat lebih dari 100 penampilan di Premier League. Ia juga menjadi bagian dari skuad Tottenham yang memenangkan Liga Europa 2024/25.
Sarr bukan hanya gelandang yang mengandalkan kekuatan fisik.
Ia memiliki mobilitas tinggi dan dapat membantu tim dalam dua fase permainan. Karakter tersebut membuatnya dapat digunakan sebagai gelandang tengah maupun pemain yang bergerak lebih agresif dari lini kedua.
Kehadirannya juga memberikan Juventus alternatif dari pemain seperti Manuel Locatelli, Douglas Luiz, Teun Koopmeiners dan Weston McKennie.
Usianya yang masih 23 tahun saat direkrut juga menjadi nilai tambah. Juventus tidak hanya mendapatkan pemain untuk kebutuhan sekarang, tetapi juga pemain yang masih memiliki ruang berkembang.
Jhon Lucumi — 8,5/10
Jika Juventus membutuhkan pemain yang tidak memerlukan banyak waktu untuk mengenal Serie A, Jhon Lucumi adalah pilihan yang masuk akal.
Bek asal Kolombia tersebut didatangkan secara permanen dari Bologna dan mendapatkan kontrak hingga Juni 2030.
Lucumi memiliki pengalaman cukup panjang di Italia. Sejak bergabung dengan Bologna pada 2022, ia mencatat 152 pertandingan dalam empat musim sebelum pindah ke Turin.
Kelebihan Lucumi terdapat pada kombinasi kemampuan fisik dan kualitas memainkan bola dari belakang.
Karakter tersebut penting untuk sistem Spalletti yang menginginkan tim mampu membangun permainan sejak lini pertahanan.
Lucumi bahkan langsung mendapatkan tempat dalam susunan utama Juventus. Ia menjadi starter ketika menghadapi AC Milan dan kembali dimainkan sejak awal dalam pertandingan melawan Sassuolo.
Artinya, transfer Lucumi bukan sekadar untuk menambah kedalaman skuad.
Ia datang untuk bersaing langsung mendapatkan tempat di lini belakang.
Guglielmo Vicario — 8/10
Keputusan Juventus mendatangkan Guglielmo Vicario cukup menarik.
Penjaga gawang Italia tersebut bergabung dengan status pinjaman dari Tottenham Hotspur hingga Juni 2027. Sebelumnya, Vicario mencatat 117 pertandingan bersama Tottenham dan ikut memenangkan Liga Europa 2024/25.
Vicario bukan nama baru bagi sepak bola Italia.
Sebelum bermain di Inggris, ia pernah memperkuat sejumlah klub Italia dan mencatat 69 penampilan Serie A bersama Empoli.
Juventus kemudian juga meminjam Kamil Grabara dari Wolfsburg setelah Michele Di Gregorio dipinjamkan ke Bournemouth dan Mattia Perin pindah ke Palermo.
Strategi tersebut membuat persaingan posisi penjaga gawang Juventus menjadi menarik.
Spalletti bahkan menyebut Vicario dan Grabara sebagai dua penjaga gawang berkualitas yang memberikan Juventus pilihan kuat di bawah mistar.
Kerim Alajbegovic — 8/10
Kerim Alajbegovic mungkin bukan nama terbesar dalam daftar belanja Juventus, tetapi transfer ini berpotensi menjadi salah satu investasi terbaik mereka.
Juventus memboyong pemain Bosnia dan Herzegovina tersebut secara permanen dari Bayer Leverkusen dan memberinya kontrak hingga Juni 2031.
Alajbegovic datang setelah tampil impresif bersama Salzburg.
Ia mencatat 13 gol dan empat assist dari 44 pertandingan di seluruh kompetisi pada musim sebelumnya.
Kelebihan pemain ini terdapat pada fleksibilitasnya.
Alajbegovic mampu bermain di kedua sisi serangan dan nyaman menggunakan kedua kaki. Karakter tersebut membuatnya cukup sulit diprediksi ketika menghadapi pemain bertahan lawan.
Menariknya, pemain yang baru berusia 18 tahun saat direkrut itu sudah mendapatkan kesempatan besar dari Spalletti.
Alajbegovic menjadi starter melawan AC Milan dan Sassuolo, sebuah indikasi bahwa Juventus tidak hanya melihatnya sebagai proyek jangka panjang.
Nick Woltemade — 7,5/10
Nick Woltemade memberikan karakter berbeda di lini serang Juventus.
Penyerang asal Jerman tersebut dipinjam dari Newcastle United hingga Juni 2027. Sebelum bermain di Inggris, Woltemade sempat mencetak 18 gol dalam 36 pertandingan bersama Stuttgart.
Dengan postur tinggi, Woltemade dapat menjadi target ketika Juventus membutuhkan permainan lebih langsung.
Namun, ia juga bukan sekadar penyerang target.
Spalletti menilai Woltemade mampu bermain dalam skema dua penyerang karena memiliki kemampuan menghubungkan permainan dan membuka ruang untuk rekan setimnya. Pelatih Juventus itu juga melihat potensi duetnya bersama Kolo Muani.
Status pinjaman membuat transfer ini cukup rendah risiko bagi Juventus.
Namun, Woltemade tetap harus membuktikan dirinya mampu beradaptasi dengan sepak bola Italia dan memberikan kontribusi secara konsisten.
Salah satu hal menarik dari strategi Juventus adalah klub tidak berfokus pada satu area saja.
Kolo Muani dan Woltemade meningkatkan variasi serangan, Sarr menambah tenaga di lini tengah, Lucumi memperkuat pertahanan, sedangkan Vicario dan Grabara menghadirkan persaingan baru di posisi penjaga gawang.
Juventus juga menambah Zeki Celik yang memiliki pengalaman Serie A bersama AS Roma. Bek asal Turki tersebut mampu dimainkan sebagai bek kanan maupun wing-back dan telah mendapatkan tempat di susunan utama Spalletti pada awal musim.
Artinya, Spalletti sekarang mempunyai lebih banyak pilihan untuk mengubah struktur permainan.
Juventus dapat bermain dengan empat bek, menggunakan tiga bek, ataupun mengubah karakter lini serang dengan memasangkan Woltemade dan Kolo Muani.
Namun, perombakan besar juga membawa risiko.
Banyaknya pemain baru berarti Juventus membutuhkan waktu untuk membangun chemistry. Spalletti sendiri mengakui klub tidak mendapatkan semua yang diinginkan pada bursa transfer, meskipun skuad telah menjadi lebih kuat dan memiliki lebih banyak pilihan.
Hasil awal musim juga menunjukkan proses tersebut belum selesai.
Setelah memenangkan dua pertandingan pertama dan menahan Milan 1-1, Juventus mengalami kekalahan 2-3 dari Sassuolo pada 13 September 2026.
Namun, dari sisi profil pemain, Juventus terlihat memiliki skuad yang lebih fleksibel dibandingkan musim sebelumnya.
Kolo Muani memberikan kecepatan, Sarr membawa energi, Lucumi menawarkan pengalaman Serie A, sementara Alajbegovic dapat menjadi investasi penting untuk masa depan.
Tantangan Juventus sekarang bukan lagi sekadar memiliki pemain berkualitas.
Tugas Spalletti adalah mengubah banyaknya pilihan tersebut menjadi tim yang mampu tampil konsisten sepanjang musim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....